STR Menduga Ada Rekayasan Dibalik Pembakaran Eskavator PT.RAPP

Serikat Tani Riau (STR) menduga adanya rekayasa dibalik kasus pembakaran dua eskavator dan dua kamp karyawan milik PT. Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) pada akhir Mei lalu.

Adanya rekayasa itu, menurut Muhammad Riduan, ketua STR Kabupaten Kepulauan Meranti, dimaksudkan untuk melemahkan persatuan rakyat di pulau padang dan sekaligus memperburuk citra organisasi STR.

Untuk memperkuat dugaannya, Riduan mengajukan tiga proposisi terkait kejadian tersebut:

Pertama, aksi STR pada 30 Mei 2011 sudah diketahui umum dan disampaikan kepada pihak kepolisian. Karena sudah diketahui umum, maka ada kemungkinan pihak tertentu memanfaatkan momen itu untuk membuat kekacauan, dengan harapan bahwa STR –lah nantinya yang akan menjadi pihak tertuduh.

Kedua,  ada usaha-usaha untuk memukul organisasi STR. Tetapi karena aksi tanggal 30 Mei itu berjalan tertib dan damai, maka dicari-cari legitimasi untuk melakukan kekerasan terhadap STR. Dengan adanya pembakaran itu, maka ada alasan bagi pihak kepolisian untuk menuding STR sebagai pihak yang bertanggung-jawab.

Ketiga, adanya pembagian selebaran hijau dan kuning berisi desakan pembubaran organisasi STR. Tidak jelas siapa penulis dan pembuat selebaran itu. Akan tetapi, dari gaya berfikirnya, sangat jelas bahwa selebaran itu diterbitkan oleh pihak yang berkepentingan dengan beroperasinya PT.RAPP di pulau padang.

Lebih lanjut, Riduan mengatakan, organsiasi STR sama sekali tidak punya niat untuk menggunakan metode kekerasan ataupun anarkis dalam memperjuangkan kepentingan rakyat di Pulau Padang.

“STR sudah 12 kali melakukan aksi massa bersama rakyat Pulau Padang terkait isu ini. Tetapi semua aksi itu berjalan damai dan tertib,” ujar Riduan kepada Berdikari Online.

Selain itu, Riduan memperingatkan, penolakan terhadap beroperasinya PT.RAPP di pulau padang bukanlah kreasi STR, melainkan kehendak dan aspirasi umum seluruh rakyat di Pulau Padang. Jadinya, STR hanya merupakan alat perjuangan dari kehendak dan aspirasi umum seluruh rakyat Pulau Padang tersebut.

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut