Soal Century, Andi Arief Dan Fahri Hamzah Saling Serang Di Twitter

JAKARTA: Kasus Bailout Bank Century yang sampai sekarang ini belum jelas ujung ceritanya, ternyata diperdebatkan dua orang tokoh politik muda di Twitter, Andi Arief versus Fahri Hamzah, sejak siang tadi (14/9).

Awalnya, Fahri Hamzah men-tweet perkembangan kasus century. “Sebagai mantan anggota pansus century dan anggota timwas, saya akan tweet perkembangan penyelesaian kasus century yang pernah heboh itu,” ujar politisi PKS ini.

Lebih lanjut, mantan aktivis mahasiswa ini menjelaskan, “kasus century tidak mungkin dikubur oleh siapapun termasuk oleh aparat hukum karena dewan memiliki keputusan lanjutan yang mengikat.”

Namun, meskipun seperti itu, Fahri juga tidak menapikan adanya usaha untuk mengendapkan kasus ini. “Kenyataan buruk ini ditutupi oleh BI dan jangan lupa bahwa kejahatan berlanjut karena kebobrokan awal ditutup oleh yang baru,” tulisnya.

Namun Andi Arif segera menimpali. “dari pagi tadi @fahrihamzah bicara terus soal Century. diulang-ulang terus, hal yang sama, membela misbakhun. Tidak ada yang baru,” ujarnya.

Lebih lanjut Staff khusus presiden ini menjelaskan, “fahri hamzah bilang, dia detail membaca audit BPK, saya meragukannya. Bagaimana mungkin dia tidak mengetahui ada nama misbachun di audit itu.”

“Suruh fahri hamzah baca kesimpulan akhir PKS terhadap pansus,soal LC bodong disebut di awal kesimpulan. Dia kaget setelah saya ungkap,” ungka Andi Arief.

Perdebatan keduanya pun melebar sampai urusan pekerjaan. Fahri Hamzah menyinggung tugas Andi Arief sebagai Staff Khusus Presidan Bidang Bantuan Sosial dan Bencana Alam. “Bencana makin banyak bung, itu tugas andi arief. Sesuai pesanan, misbakhun sudah ditahan. dugaan sampai hari ini gak jelas…ada dugaan baru, saksi2 batalkan BAP, jaksa malas sidang…tonton terus hasil kerja staf khusus bidang bencana ini…seru,” sindir Fahri Hamzah.

Diserang begitu, Andi Arief langsung menjawab melalui dinding orang ber-id “Jave_Ecko”; “Ya, saya tidak bisa menilai apakah saya bekerja dengan baik soal bencana. Tapi terkejut, tak ada lagi bendera partai di daerah bencana.”

Andi lantas melanjutkan dengan klarifikasi soal Misbakhun.  “Sejak awal saya tak berkehendak misba (maksudnya, Misbakhun) dipenjara. Saya ingin dia jujur bahwa dia adalah bagian dari problem Century. Juga tidak jujur,.” ujarnya.

Karena space yang terbatas, perdebatan di ruang publik antara kedua tokoh muda ini terpotong-potong dan kurang lengkap. Ada baiknya, perdebatan semacam ini dilakukan melalui artikel atau semacam catatan (note) di Facebook, agar lebih lengkap dan detail. (Rh)

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut
  • Benar, sebaiknya jangan berdebat di twitter, lebih baik berpolemik di media massa saja. Lebih elegan.

  • cilik

    dimanapun dia berdebat tetap sama gobloknya

  • KRPR Indonesia

    Berarti selama ini Staff Khusus Presiden kerjanya hanya saling serang di akun Twitter. berarti tidak pernah melihat [email protected] sosial yg terjadi di luar istana..
    masyarakat miskin jangan berharap terlalu banyak kpd Andi arif.. mungkin doain aja Mas Andi bisa sadar..