Serikat Buruh Yunani Pimpin Protes Jalanan

ATHENA: Serikat buruh Yunani memimpin protes jalanan di Thessaloniki pada hari Sabtu melawan proposal pemerintahan sosialis yang telah mengorbankan kepentingan nasionalnya di atas altar dogma IMF-Uni Eropa.

Lebih dari 20.000 orang berkumpul dan melakukan aksi damai dua federasi serikat buruh utama Negara ini di kota itu, dimana perdana menteri  George Papandreou dari partai Panhellenic Socialist Movement (PASOK) menyakinkan para pengusaha di pameran dagang tahunan Thessaloniki, bahwa pemerintahannya tidak akan melanjutkan program tabungan yang regresif.

Perdana Menteri Papandreou telah bersumpah untuk memprivatisasi lebih banyak lagi asset Negara, menderegulasi profesi yang dilindungi—memukul kondisi kerja dan upah sopir truk, notaris, sopir taksi, dan apoteker, dan menghilangkan monopoli perusahaan Negara dalam penyediaan energi.

Dia juga menjanjikan bahwa tingkat pajak untuk saldo perusahaan akan dipotong dari 24 menjadi 20% di tahun depan, dan menyiapkan apa yang disebut “insentif yang kuat untuk investasi dan daya saing.

Di luar pusat konferensi kota konfederasi pegawai negeri sipil (ADEDY), pemimpin serikat  Papaspirou Spiros menjelaskan mengapa buruh yang terorganisir memimpin perjuangan untuk melawan pemotongan ini.

“Negara ini tidak akan selamat dari kebangkrutan jika rakyat sendiri dibiarkan bangkrut,” ujar Papaspirou.

Aksi protes utama, yang diselenggarakan oleh Konfederasi Umum Pekerja Yunani dan ADEDY, dan diperkuat oleh demonstrasi dari aliansi pekerja PAME, rally pedagang dan kerajinan tangan anti-monopoli Panhellenic, dan organisasi petani PASY—semuanya berafiliasi di bawah Partai Komunis Yunani.

Mereka mengeluarkan seruan pernyataan bersama untuk “sepenuhnya berbeda jalan dari pembangunan”.

“hanya melalui perjuangan yang sepenuhnya berbeda jalan dari pembangunan, yang disebut dengan nama kekuasaan rakyat, para pekerja dapat, bekerja sendiri dan petani miskin dapat memastikan pekerjaan stabil dan permanen, upah yang layak, kebutuhan gizi terpenuhi, perawatan kesehatan, terjamin waktu luang dan liburan, emansipasi perempuan, dan jaminan hak bagi para pemuda.”

Polisi telah menahan paksa sedikitnya 20 orang, termasuk 13 dari Spanyol, Italia, Inggris dan Portugal.

Polisi menggunakan gas air mata untuk membubarkan sekelompok kecil pemuda grup anarkis yang bersenjatakan tongkat.

Program pengurangan utang regresif pemerintah telah disetujui oleh IMF dan pejabat Uni-eropa, yang telah memberi pinjaman baru sebesar €110 billion (£91bn).

Pada hari jumat lalu IMF telah memuji keberhasilan pemerintahan PASOK untuk keberhasilannya menerapkan kebijakan pemotongan anggaran, yang menyebabkan para pensiunan kehilangan 30% uang pension mereka dari Negara.

Pejabat dari lembaga yang berbasis di Washington menyatakan sedang menyiapkan paket pinjaman kedua untuk Athena sebesar €2.57bn (£2.13bn). (Rh)

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut