Posko Menangkan Pancasila Kecam Perusakan Tempat Ibadah di Buol

Posko Menangkan Pancasila mengecam perusakan sejumlah bangunan di Pura Merajapati, tempat ibadah umat Hindu, di Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah.

“Ini adalah tindakan intoleransi mengatasnamakan agama yang tidak terpuji,” kata Ketua Posko Menangkan Pancasila Kabupaten Buol, Dhimansur Lewa, Rabu (30/12/2019).

Menurutnya, pijakan hidup berbangsa, sebagaimana termaktub dalam Pancasila dan UUD 1945, menjunjung tinggi kemerdekaan beragama dan berkeyakinan.

“Sebagai bangsa yang majemuk, dengan keragaman suku, agama, dan ras, seharusnya kita toleran terhadap perbedaan agama dan keyakinan,” jelasnya.

Dia menegaskan, Indonesia diperjuangkan dan dimerdekakan di atas prinsip “semua untuk semua”, sehingga tidak perlu ada dikotomi pribumi dan non-pribumi, apalagi dikotomi agama.

“Pesan Bung Karno sudah jelas, mari kita beragama secara berkebudayaan, tanpa mengedepankan egoisme agama,” ujarnya.

Ia menyesalkan kehadiran kelompok intoleran yang telah merusak kehidupan beragama di Kabupaten Buol. Padahal, sudah 20 tahun sejak Kabupaten ini berdiri, baru kali ini ada aksi perusakan rumah ibadah.

Karena itu, Posko Menangkan Pancasila mendesak pihak Kepolisian segera mengusut tuntas kasus tersebut dan menangkap para pelakunya.

Ia juga meminta pemerintah Kabupaten Buol bisa hadir menjaga dan merawat kehidupan beragama agar tetap berjalan harmonis dan saling menghormati.

Untuk diketahui, pada Kamis (26/12/2019), terjadi perusakan sejumlah bangunan di Pura Merajapati di desa Dodo, Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah.

Sejumlah bangunan pura mengalami kerusakan, dari bagian pintu depan, bagian tengah, hingga bagian atas bangunan Pura.

Hingga berita ini diturunkan, Polisi masih menyelidiki pelaku perusakan rumah ibadah tersebut.

Iklim Muhammad

Share your vote!


Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid