Posko Korban Gusuran Di Makassar Dibongkar Preman Dan Polisi

Posko korban gusuran di jalan balaikota Makassar, Sulawesi Selatan, dibongkar paksa oleh preman dan Polisi. Aksi pembongkaran itu terjadi Rabu (21/3/2012) pagi, sekitar pukul 09.00 WITA.

Aksi itu dipimpin langsung oleh pihak pengacara penggugat bernama Ibu Ayu. Ibu Ayu datang dengan ditemani preman dan satu unit kesatuan Dalmas Polri.

Kejadian itu sempat ditentang oleh warga dan aktivis Serikat Rakyat Miskin Indonesia (SRMI). Namun, karena kalah dari segi jumlah, maka tindakan preman dan Polisi itu tidak dapat dihentikan.

Menurut Firdaus, aktivis SRMI yang mendampingi korban gusuran, tindakan pengacara penggugat itu telah mencederai sejumlah kesepakatan dengan pihak DPRD kota Makassar.

“DPRD sedang berusaha memediasi persoalan ini. Mestinya pihak penggugat (Poniman) menghadiri panggilan mediasi. Tetapi ini malah mendatangkan preman dan polisi untuk merusak posko perjuangan warga,” katanya.

Kemarin, warga juga mengalami intimidasi dan teror. Pelakunya adalah empat anggota kepolisian yang berpakaian preman. Sejumlah warga, khususnya ibu-ibu dan anak-anak, mengalami tekanan psikologis akibat teror tersebut.

FIRMAN

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut