Polisi Represi Protes Kenaikan BBM Di Palu

Polisi memang lebih mengedepankan kekerasan ketimbang dialog. Hampir semua protes kenaikan harga BBM diakhiri dengan represi.

Seperti yang terjadi di Palu, Sulawesi Tengah, saat ribuan massa aksi Gerakan Rakyat Tolak Kenaikkan BBM/TDL (GERTAK BBM/TDL) menggelar aksi protes kenaikan harga BBM di kantor DPRD Sulteng, Kamis (29/3/2012).

Bentrokan terjadi saat massa aksi berusaha masuk kantor DPRD. Polisi menembakkan water canon dan gas air mata. Massa aksi mulai berhamburan sambil membalas dengan lemparan Batu.

Massa aksi terpukul mundur hingga ke Taman GOR—tempat dimulainya aksi. Disaat terpukul mundur itu, banyak mahasiswa yang ditangkap dan dipukuli oleh aparat keamanan. Seorang mahasiswa mengalami patah tulang paha sebelah kanan. Ia langsung dilarikan ke RS Bhayangkara.

Saat itu juga, ada 34 mahasiswa yang tertangkap dalam keadaan babak belur. Mereka langsung dibawa ke Mapolda Sulteng. Sedangkan 5 mahasiswa yang luka parah dilarikan ke Rumah Sakit.

Kebrutalan polisi tidak berhenti di sini. Saat sejumlah mahasiswa datang ke Taman GOR untuk mengambil kendaraan, mereka masih ditangkapi polisi. Polisi terus melakukan penangkapan dan sweeping sekalipun aksi sudah lama berakhir.

Akibatnya, ada 82 orang massa aksi yang juga ditahan di Mapolres Palu. Hampir semuanya dalam keadaan babak-belur.

Sebelumnya, sedikitnya 2600-an massa aksi yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Tolak Kenaikkan BBM/TDL (GERTAK BBM/TDL) menggelar aksi menolak kenaikan harga BBM.

Front ini melibatkan puluhan organisasi, diantaranya: SRMI, PRD, SNTP, FNPBI, Gerakan Mahasiswa Untad, Bem Unisa, Bem Stain Datokarama, Bem Stisipol, Unismuh, STIMIK, Poltek Polipa, PMII, LMND, Pembebasan, PPRM, FMN, HMI MPO, PUNK Palu, YPR, YTM, Serikat Hijau, KPKP-ST, SP-Sulteng, KPPA, SPLP, YMP, PBHR-ST AGRA, SPHP, LBH-ST, AGRA, FPK, Walhi-sulteng.

Berikut nama-nama korban kekerasan Polisi saat aksi protes kenaikan harga BBM di Palu:

Yang ditahan di Polda Sulteng :

  1. Mustafa  Fisip untad
  2. Reza  Fisip untad
  3. Rifaldi  (fisip Untad)
  4. Nurul
  5. Fadlan
  6. Jasman
  7. Albar
  8. muh yasmin
  9. Juni  (Stain)
  10. Aswadi  (kehutanan Untad)
  11. Muh. Rifai
  12. Muh alaifin (untad)
  13. Kiant (Pertanian Untad)
  14. Al jufri (Kehutanan Untad)
  15. Pian (buruh bangunan)
  16. Akran (kehutanan untad)
  17. Andi  (fakultas Mipa Untda)
  18. Aswadin
  19. Moh yosli (Stain)
  20. Ramzi HMI (fekon untad)
  21. Joko santoso (pertanian untad)
  22. Wirdan
  23. Fakhri  (Elsam)
  24. Baim (masyrakat dari Lindu)
  25. Yanus
  26. Ronal (pertanian  untad)
  27. Anto (stisipol)
  28. Sahdan Fak ( usuludin STAIN)
  29. Sofyan (fakum untad)
  30. Rolan ( untad)
  31. Suryadi (fakum Untad)
  32. Ansuri (Faperta untad)
  33. Sarif (Fikp Untad)
  34. Olfiandri (Fisip Untad)

Yang ada di rumah sakit

  1. Ikwan (Rumah sakit Balai Keselamatan)
  2. Hafiz (Unisa)  (Bayangkara) patah tulang paha sebelah kanan
  3. Elpira (Rumah sakit Undata)
  4. Alwiyah (RS bayangkara)

Yang belum tahu dimana  posisinya :

  1. Taha ( Himasos Untad)
  2. Safir (fisi[ Untad – mapala santigi)

Data  kawan-kawan yg ditahan di Polres palu sulteng

  1. Rizki (22 thn) Teknik Untad
  2. Agus Salim  (22) Fisip Untad
  3. Farid (19) Fkip Untad
  4. Oman (20)  Fisip Untad
  5. Suwitno (19) Fisip untad
  6. Valentine 918) Teknik Untad
  7. Ramadhan (20)  Fkip Unisa
  8. Arif (21) STIMIK BM
  9. Richard Ade putra (22) Hukum Untad
  10. Asman (23) Pertanian Unisa
  11. Herdi (20) Fisip Untad
  12. Agung Trikusuma (20) Hukum untad
  13. Moh. Arif (19) Fisip Untad
  14. Dika Prasetiawan (21) Hukum Untad
  15. Rahmat (20) Fisip Untad
  16. Faisal (19) Stimik Adi Guna
  17. Erwin (19) STIMIK Bina mulya
  18. Suprianto (21) fak MIPA Untad
  19. Amrudin (23) Fak MIPA Untad
  20. Arif (18) Fak Mipa Untad
  21. Reza (19) Tekhnik Untad
  22. Irfan (19) Kehutanan Untad
  23. Hironimus Pasiamping  (20) Teknik Untad
  24. Jumadil  awal (18) Fisip untad
  25. Indra (20) Pertanian Untad
  26. Yufit (20) Tarbiyah STAIN
  27. Haldi Wahab (21) Politeknik
  28. Moh. Hadibi (21) Politeknik
  29. Tasrun (21) Fisip Untad (sosiologi0
  30. Ahmal (20) Sosiologi Fisip Untad
  31. Wawan Andriawan (20) Sosiologi Fisip Untad
  32. Hasan (19)Bimbingan konseling  FIKP Untad
  33. Wilgah (19) Hukum Untad
  34. Jufri (20) Anak Punk – Jl. Tjg. Satu 54B
  35. Kalman (20) Pertanian Untad
  36. Ais Nafsaru (23) KPA Akar pohon Gorontalo – ikut Acara pentas music manggala wanabakti
  37. Agil (21) Kehutanan Untad (2009)
  38. Moh. Agung sosiologi Fisip Untad (2008)
  39. Sahrudin Ariestal (27) Jatam Sulteng Sulteng
  40. Dedi (19) Fekon Untad
  41. Halim (18) Manado
  42. Iswan Idrus Lair thn 1989 (STAIN)
  43. Amrudin lahir tahun 1990 ( Pertanian Untad)
  44. Ari (Lahir Thn 1992) Untad Tekhnik
  45. Trisno (19 thn) FKIP Untad
  46. Wawan (19) Petani Napu (Bukan Massa Aksi ditangkap ditaman GOR)
  47. Ahmad Afandi (19) STAIN
  48. Muh. Furkan (21) teknik Untad
  49. Heidi (22) Stisipol
  50. Dedi Arianto (20) Unisa
  51. Jefri (19) Fak hukum Untad
  52. Moh. Saiful (19) FKIP Untad
  53. Ahmad . T (20) Stain
  54. Moh rizal (20) pertanian untad
  55. Yudistira (18) STIMIk
  56. Irhandi (21) Fisip Untad
  57. Supajo (21) Fisip Untad
  58. Chandra (19) Anak Punk
  59. Afan (17) Punk
  60. Fikriansyah (17) Punk
  61. Yudha (20) Fkip Untad
  62. Fadel Ahmad (19) pertanian Untad
  63. Alam (23) Poltek Untad
  64. Ikbal (19) Kehutanan Untad
  65. Muh. Fiadi (22) Fisip Untad
  66. Riski Ardi (18) Poltek
  67. Abd. Rahman (19) Pertanian Untad
  68. Afan (lahir thn 1985) Anak Punk
  69. Abd. Malik (20) Fisip Untad
  70. Alfred (19) Pertanian Untad
  71. Habil (18) Tekhnik Untad
  72. Muh. Fahmi (18) Tekhnik Untad
  73. Aditya (18) Teknik Untad
  74. Adi (19) Anak Punk
  75. Joko (19) Anak Punk
  76. Fahni (19) Anak Punk
  77. Amri (19) Fak Huku Untad
  78. Sajahril (20 FKIP Untad
  79. Syamsul Alam (20) FKIP Untad

Catatan : yang ditahan di Polres Palu ada 82 Orang, 3 Orang yang tdk sempat dicatat namanya.

HAJALIA SOMBA

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut