PKL Tagih Janji Walikota Makassar

Pedagang kaki lima (PKL) yang tergabung dalam Serikat Rakyat Miskin Indonesia (SRMI) menggelar aksi massa di Balai Kota Makassar, Kamis (25/8/2016).

Dalam aksi tersebut, mereka menagih janji Walikota Makassar, Ramdhan ‘Danny’ Pomanto, terkait relokasi pedagang yang dulu berjualan di Laguna.

“Mana janjimu, pak Walikota? Sudah 2 tahun kami menunggu, tapi tidak ada realisasi,” kata Andi Asni, aktivis SRMI yang memimpin aksi ini.

Andi Asni mengungkapkan, PKL Laguna sudah tiga kali dipindahkan. Awalnya, mereka berdagang di sepanjang jalan Penghibur Pantai Losari, lalu dipindah jalan Metro Tanjung Bunga, dan terakhir dipindah ke Laguna.

“Setelah Laguna ditutup, PKL kehilangan penghidupan. Mereka tidak bisa berjualan lagi,” katanya.

Andi Asni mengatakan, pembangunan kota Makassar tidak seharusnya menyingkirkan kaum miskin. Menurutnya, rakyat miskin seharusnya diberdayakan, bukan digusur sumber penghidupannya.

“Jangan berpikir massar bagus, terus orang miskin disingkirkan. Mereka juga punya hak hidup sebagai warga kota,” ujarnya.

Aksi massa PKL ini sempat diwarnai ketegangan. Mereka saling dorong dengan aparat Satpol PP ketika berusaha merangsek masuk Balai Kota untuk menemui Walikota.

Mohammad Sadik Wajo

Share your vote!


Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid