Pimpinan Gerakan Kiri Di Turki Ditangkapi

Turkey.jpg

Setelah digoyang oleh pemberontakan Rakyat awal Juni lalu, rezim berkuasa di Turki mulai menyiapkan pukulan balik. Sejak beberapa pekan terakhir rezim Recep Tayyip Erdoğan mulai menangkapi tokoh-tokoh yang memegang peranan penting dalam perlawanan.

Minggu lalu, di Istambul, pihak Kejaksaan Turki mengeluarkan perintah penangkapan terhadap 12 aktivis yang dianggap menunggangi protes anti-penggusuran Taman Gezi menjadi pemberontakan. Termasuk dua tokoh pimpinan Partai Komunis Turki (TKP), yakni  Erkan Bas (anggota Dewan Eksekutif  Pusat TKP) dan Kamil Tekerek (Ketua TKP cabang Istambul).

Tak hanya itu, aktivis yang tergabung dalam Taksim Solidarity Platform,  Mücella Yapıcı, dan Sekretaris Jenderal Asosiasi Dokter Istambul, Ali Çerkezoglu. Sejumlah anggota Serikat Buruh dari Konfederasi Serikat Buruh Sektor Publik dan Konfederasi Serikat Buruh Progressif juga ditangkapi.

Dari dokumen penangkapan yang dikeluarkan Kepolisian disebutkan, bahwa alasan penangkapan itu adalah karena para aktivis itu telah memanggil ribuan orang untuk berkumpul di lapangan Taksim dan memprovoksi kelompok marjinal. “Mereka menyebabkan ratusan warga dan ratusan petugas polisi terluka,” tulis polisi dalam dokumen penangkapan.

Rezim Recep Tayyip Erdoğan menuding Partai Komunis telah mendalangi aksi demonstrasi yang berujung bentrokan selama beberapa hari itu. Kelompok komunis dituding telah mengubah aksi protes damai menjadi serangan kekerasan terhadap rezim berkuasa.

Media mainstream Turki, yang selama ini tampil menjadi pembela rezim berkuasa, menyebarkan propaganda bahwa demonstran muda di Mesir kurang terdidik dan sangat rentan dengan propaganda komunis.

Sejak 10 Juli lalu, sebanyak 50 demonstran yang ditahan melanjutkan aksi mogok makan mereka sebagai bentuk protes atas perpanjangan masa penahanan mereka oleh kejaksaan di Istambul.

Raymond Samuel

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut