Peringati HUT PRD Ke-19, PRD NTT Gelar Refleksi Bersama

PRD Kupang

Memperingati Hari Ulang Tahun Partai Rakyat Demokratik (PRD) ke-19, Rabu (22/7/2015), aktivis dan  simpatisan PRD Nusa Tenggara Timur (NTT) menggelar Refleksi bersama di Pantai Oesapa Kupang, NTT.

Di pantai Oesapa, sedikitnya 20-an aktivis dan simpatisan Partai Rakyat Demokratik menggelar refleksi bersama berbentuk diskusi. Tidak hanya diskusi, lantunan lagu dan puisi dari mereka juga turut mewarnai acara tersebut .

Refleksi bersama ini diawali dengan pengantar oleh ketua KPW PRD NTT, Yosep Sudarso Asafa, SH.  Menurut Yosep, dalam kurun waktu 19 tahun, ada begitu banyak liku perjuangan yang mereka lalui bersama rakyat. Sejak perjuangan melawan pemerintahan korup dan otoriter orde baru hingga pemerintahan berwatak liberal di era reformasi.

“Di era perjuangan kediktatoran orde baru, kami menuntut keterbukaan ruang demokrasi bagi partisipasi luas seluruh rakyat. Di era pemerintahan yang liberal, tak henti-hentinya kami terus berjuang menuntut kedaulatan politik, kemandirian ekonomi dan kepribadian bangsa di bidang politik dan kepribadian bangsa di lapangan budaya,” ungkapnya.

Dia menjelaskan, liberalisme dalam paham yang termanifestasi dalam arah sistim dan kebijakan negara hari ini adalah musibah bagi keberlanjutan bangsa ini.

Lebih lanjut Yosep mengatakan bahwa PRD tidak hanya mengorganisir rakyat untuk berjuang di lapangan ekstra parlementer, sebagaimana publik mengenal, tetapi juga mencoba memanfaatkan ruang demokrasi dengan mengintervensi pemilihan umum (Pemilu).

Untuk menginterfensi pemilu 2019, papar dia, PRD saat ini sedang mempersiapkan diri melalui perluasan struktur partai yang mengakar hingga ke basis massa. Selain untuk melengkapi syarat verifikasi yang dilakukan oleh KPU, perluasan partai dengan menyebarkan ide dan gagasan progresif  bagi seluruh rakyat merupakan tugas politik PRD.

Setelah itu, hampir semua peserta diskusi berbagi cerita, kesan, dan pesan semasa bergabung dengan PRD.  Ada begitu banyak kisah unik yang dibagikan dalam malam refleksi ini. Tidak hanya itu, ada banyak pesan juga yang disampaikan oleh aktivis maupun simpatisan yang hadir yang tentunya untuk  menjadikan PRD menjadi lebih baik.

Refleksi bersama ini cukup bersemarak degan antusiasme peserta. Refleksi bersama ini ditutup dengan makan bersama diiringi berbagai lantunan lagu dan puisi.

ABI YERUSA

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut