Pemimpin Mahasiswa Chile, Camila Vallejo, Laporkan Kriminalisasi Aktivis Ke PBB

Pemimpin gerakan mahasiswa Chile, Camila Vallejo, mendatangi markas Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Jenewa, Swiss (10/2/2012). Ia bermaksud melaporkan berbagai bentuk kriminalisasi aktivis pergerakan di negerinya.

Camila, yang didampingi oleh sekretaris Pemuda Komunis Chile, Karol Cariola, dan pemimpin Konfederasi Pekerja Chile,  Jorge Murua, bertemu langsung Komisioner PBB untuk urusan Hak Azasi Manusia, Navi Pillay.

Saat ini, kata Camila, parlemen Chile sedang merancang sebuah Undang-Undang (RUU) yang mengebiri hak rakyat Chile untuk menggelar aksi demonstrasi.

Camila mengklaim UU yang disebut “hukum Hinzpeter” memungkinkan penguasa mengkriminalkan aksi damai jika mereka melakukan aksi pendudukan di tempat-tempat umum dan memblokir jalan.

Selain itu, Camila menambahkan, para intelektual pun dapat diseret oleh UU karena tuduhan menghasut. “Para intelektual kritis dapat dipenjara paling minimal tiga tahun,” katanya.

Pemimpin sayap kiri di gerakan mahasiswa itu juga melaporkan adanya praktek penangkapan sewenang-wenang oleh aparat keamanan terhadap aksi-aksi protes mahasiswa di Chile.

Sementara itu, Jorge Murua, yang mewakili organisasi serikat buruh di Chile, menjelaskan bahwa UU itu sangat bertentangan HAM internasional dan hukum perburuhan di negerinya.

Selain bertemu dengan PBB, Camila Vallejo juga sibuk menghadiri undangan dari berbagai serikat buruh, organisasi pemuda dan partai kiri di Swedia dan Jerman.

RAYMOND SAMUEL

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut