Pemberontak Libya Dituding Menculik Ratusa Anak-Anak Di Misrata

Pihak pemerintah Libya mengecam penculikan 105 anak yatim piatu di sebuah panti asuhan di Misrata, Libya bagian utara. Anak-anak itu terdiri dari 53 perempuan dan 52 laki-laki.

Menurut pejabat Kementerian Sosial Libya, Ibrahim Sharif, penculikan itu terjadi hanya beberapa saat setelah kota Misrata dibom oleh NATO.  Kuat dugaan penculikan ini dilakukan oleh pihak pemberontak.

Seorang reporter Telesur melaporkan, beberapa sumber telah menegaskan adanya penculikan 105 anak, yang kemudian diangkut dengan kapal menuju Turki, Italia, dan Perancis.

Ibrahim Sharif menganggap penculikan itu sebagai tindakan biadab. “Kita ingin tahu kebenaran dan semua negara bertanggung jawab atas nasib anak-anak itu. Mereka bukan tentara atau orang bersenjata.”

Laporan Telesur menambahkan, anak-anak itu terlihat terakhir kalinya di Televisi Al-Jazeera.

Seorang dokter pemberontak, yang ditangkap oleh tentara Libya, mengaku bahwa anak-anak itu telah dibawa ke Italia dan Perancis.

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut