Pedagang Makassar Mall Tolak Rencana Penggusuran

Kamis, 3 Juni 2010 | 19.25 WIB | Kabar Rakyat

MAKASSAR, Berdikari Online: Ratusan pedagang Makassar mall bersama Serikat Rakyat Miskin Indonesia (SRMI), Kamis (3/6) mendatangi Kantor DPRD Kota Makassar. Mereka memprotes rencana pengelola pasar yang hendak menggusur pedagang dan berbagai tindakan pemukulan oleh polisi militer terhadap pedagang.

Menurut Rosa Baji, salah seorang pedagang dan koordinator dalam aksi ini, pihak security Makassar Mall yang berpakaian polisi militer, seringkali melakukan pemukulan dan tindak kekerasan terhadap para pedagang, meski tidak melakukan kesalahan apapun.

“Ada polisi militer bernama Pak Muhammad. Dia memukuli pedagang, ada juga yang ditampar, dibawa ke pos kemudian dipukuli di sana. Itu berlangsung setiap hari,” ujarnya.

Rosa Baji menjelaskan, rencana penggusuran terhadap pedagang pasar Makassar Mall tidak dapat dibenarkan, selain menciptakan barisan pengangguran baru, penggusuran itu juga lebih dimaksudkan untuk memberi tempat kepada modal besar.

Para pedagang diterima berdialog oleh Komisi A DPRD Makassar, atas nama Suardi. Suardi menjanjikan, persoalan ini akan dibawa dalam rapat dengar pendapat DPRD kota Makassar dalam waktu dekat ini.

Sementara itu, SRMI menuntut agar DPRD lebih bertindak aktif melindungi pedagang, karena sebagian besar mereka merupakan tulang-punggung ekonomi keluarga. (Ulf)

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut