NATO Hancurkan Pasokan Air Di Libya

Satu lagi kejahatan kemanusiaan paling barbar dipertontonkan oleh pasukan NATO di Libya: mengganggu pasokan air untuk rakyat Libya. Beberapa hari lalu, sebuah laporan menyebutkan bahwa NATO telah menghacurkan sebuah pabrik pipa air di Brega, sebuah kota di Libya bagian timur.

Untuk diketahui, pabrik pipa tersebut memproduksi pipa sebagai jaringan irigasi melalui gurun pasir guna membawa air kepada 70% rumah di Libya. Serangan itu dilancarkan pada hari Jumat (22/7) lalu.

Kejahatan ini sekaligus mengungkap kebusukan dari apa yang disebut “intervensi kemanusiaan” di Libya. Bagaimana sebuah kebijakan “intervensi kemanusiaan” telah melakukan pembantaian terhadap rakyat sipil, menghancurkan sekolah-sekolah, membantai anak-anak, dan merusak pasokan air.

Rakyat Libya sangat membutuhkan tekanan internasional untuk menghentikan genosida yang sedang dijalanakan oleh NATO di Libya. Dunia internasional juga dituntut untuk menelanjangi kebusukan pemimpin Eropa yang telah mensponsori kejahatan kemanusiaan di Libya, diantaranya: David Cameron (Inggris) Nicholas Sarkozy (Perancis), Berlusconi (Italia). Dan juga menelanjangi kebusukan Presiden Amerika Serikat, Barack Obama, yang telah menjadi otak dari segala kejahatan ini.

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut
Tags: