Melihat Cuplikan Sejarah Perjuangan Bangsa Melalui Gambar Seni Rupa

Jika anda mau melihat cuplikan sejarah perjuangan bangsa Indonesia, maka datanglah di depan gedung Grahadi Surabaya. Pada 1 Agustus 2011 kemarin, para aktivis pergerakan memamerkan cuplikan sejarah itu melalui gambar-gambar seni rupa.

Menurut Catur Budi, Koordinator kegiatan ini, setidaknya ada 45 gambar kemerdekaan yang dipasang untuk mengisahkan sejumlah momentum penting dalam sejarah perjuangan bangsa dari jaman kolonialisme hingga pemerintahan SBY-Budiono saat ini.

“Gambar yang berjumlah 45 sendiri merupakan simbolisasi terhadap tahun di proklamasikanya kemerdekaan Republik Indonesia pada tahun 1945,” katanya.

Deretan gambar itu dimulai dengan gambar datangnya kolonialisme belanda, lalu ada praktek tanam paksa, kemudian kebangkitan gerakan pembebasan nasional, kedatangan tentara Jepang, proklamasi kemerdekaan, revolusi fisik untuk mempertahankan kemerdekaan, masa orde baru, hingga pemerintahan SBY sekarang ini.

Katanya, melalui gambar-gambar ini pihaknya ingin mengingatkan kembali kepada rakyat Indonesia bahwa kemerdekaan yang dulu dengan gigih di perjuangkan oleh para pejuang kemerdekaan dengan berkorban darah dan nyawa telah semakin kehilangan arah.

“Bangsa Indonesia saat ini nyata bukan menjadi bangsa yang berdaulat lagi baik dalam bidang ekonomi, politik dan budaya,” katanya.

Ini ditandai dengan merajalelanya perilaku korupsi, perampasan tanah rakyat oleh kaum pemodal, pendidikan dan kesehatan mahal, perbuadakan modern terhadap buruh dengan politik upah murah, kerja kontrak dan Outsoourcing serta berbagai persoalan lainnya.

” Neoliberalisme (Penjajahan Gaya Baru) saat ini nyata telah hadir dan mencengkeram bumi Indonesia,” tegasnya.

Aksi pemasangan gambar cuplikan sejarah perjuangan bangsa ini tampak mendapat antusias dari warga Surabaya, terutama para pengguna jalan di depan Gedung Grahadi Surabaya.

Acara ini digelar sehari oleh Forum Advokasi Mahasiswa Universitas Airlangga (FAM Unair), Serikat Buruh Kerakyatan-Komite Persiapan Konfederasi Serikat Nasional (SBK-KP KSN), Serikat Kedaulatan Mahasiswa untuk Rakyat (SKMR), dan Ikatan Keluarga Orang Hilang Indonesia (IKOHI) Jatim.

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut