LMND Tuntut Kapolresta Bima Dicopot

Puluhan aktivis Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) kota Bima menggelar aksi massa di depan Mapolresta Bima, kemarin (26/4). Dalam tuntutannya, LMND menuntut agar Kapolresta Bima, AKBP Kumbul Kusdwijanto, segera dicopot dari jabatannya.

Menurut ketua LMND Bima Wawan Darmawan, tuntutan pencopotan itu diangkat karena Kapolresta Bima telah melegitimasi tindakan kekerasan, penganiayaan, dan penangkapan terhadap warga Parado dan Lambu beberapa saat yang lalu.

“Ketika warga Parado dan Lambu berjuang untuk mempertahankan hak-haknya, pihak Kepolisian justru telah dikirim untuk menindas mereka,” katannya saat menyampaikan orasi di depan massa aksi.

Selain itu, menurut Wawan, instansi berwenang juga harus mengusut kejadian saat bentrok antara warga dengan polisi beberapa saat yang lalu. “Jika ada anggota Polisi yang terbukti melakukan kekerasan, maka harus diproses sesuai hukum yang berlaku,” katanya.

Kecaman serupa juga disampaikan oleh pengurus LMND wilayah Nusa Tenggara Barat di Mataram. Dalam pernyataan sikapnya, LMND wilayah NTB menganggap kepolisian di bawah komando AKBP Kumbul telah bertindak layaknya preman saat menangkapi warga yang sedang menggelar aksi protes.

Sebelumnya, pada 10 Februari 2010, Polisi sempat melepaskan sejumlah tembakan kepada ribuan massa saat menggelar aksi di depan kantor Lambu. Dalam kejadian itu, beberapa orang terkena tembakan polisi, sedangkan beberapa warga lainnya ditangkap secara paksa oleh pihak kepolisian.

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut
  • nanci

    maju terus..LMND, bagaimna caranya jadi anggota LMND????
    mungkin sya bisa berubh stlah msuk LMND…