Koran Mingguan Terbesar Inggris Ditutup Karena Skandal Penyadapan Telpon

Salah satu koran mingguan terbesar di Inggris, News of the World, ditutup menyusul terkuaknya skandal penyadapan telpon yang diduga dilakukan koran tersebut.

Koran berusia 168 tahun itu diduga menghalalkan segala macam cara untuk mendapatkan pemberitaan yang bombastis dan sengsasional, termasuk dengan menyadap telpon orang-orang untuk mendapatkan berita.

Menurut Guardian, koran ini punya kebiasaan menggembor-gemborkan skandal seks dan gossip miring tentang para politisi, selebritis, keluarga kerajaan Inggris, dan keluarga orang biasa yang dieksploitasi.

Kasus ini mencuat pasca terungkapnya percakapan seorang anak perempuan, Milly Dowler, yang hilang pada tahun 2002, dan belakangan diketahui tewas terbunuh dan telponnya disadap oleh News of The World.

Koran ini, bersama dengan The Sun, keuntungan bagi kerajaan News International milik Rupert Murdoch. Pada tahun 2007, redaktur koran ini, Clive Goodman, dan seorang penylidik swasta, Glenn Mulcaire, harus meringkuk di penjara karena kejahatan itu.

Andy Coulson, yang kala itu menjadi pemimpin redaksi koran  itu, sudah ditangkap pihak Kepolisian hari ini. Andi Coulson sekarang menjabat sebagai Direktur Komunikasi kantor Perdana Menteri David Cameron.

Sementara itu, The Sun, yang sejaringan dengan News of The World, juga berada di bawah News Internasional, juga sedang menghadapi tuduhan menyadap telpon mantan Ketua Serikat Buruh Pemadam Kebakaran, Andy Gilchrist.

The Sun dulunya dipimpin oleh Rebbeca Brroks, orang kepercayaan si raja media Rupert Murdoch. Tuntutan agar Rebekah Brooks mundur semakin bergema, meskipun Murdoch berusaha untuk mempertahankannya.

Tentu saja, dengan terungkapnya kasus penyadapan ini, media-media inggris seolah terkena getah ‘kebebasan pers’ yang seolah tak mengenal batas itu.

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut