Kantor Parpol Pendukung Kenaikan Harga BBM ‘Didatangi’ Massa Aksi

Hampir semua partai politik pendukung pemerintah mendukung kenaikan harga BBM. Bahkan, malam (14/3/2012) ini, Parpol pendukung pemerintah akan berkumpul di Cikeas. Salah satu agendanya: membahas sikap politik terkait rencana pemerintah menaikkan harga BBM.

Namun, sikap “bebal” parpol pendukung pemerintah itu harus dibayar mahal. Di Kendari, Sulawesi Tenggara, kantor lima parpol pendukung kenaikan harga BBM didatangi massa aksi. Kelima parpol itu adalah Demokrat, PAN, PKB, Golkar, dan PPP.

Aksi massa itu dilakukan oleh ratusan aktivis yang tergabung dalam Front Rakyat Sultra Bersatu (FORSUB).  Massa aksi berbaris mendatangi kantor parpol pendukung neoliberal itu satu per satu.

Sasaran pertama adalah partai Demokrat. Meski dihalangi polisi, namun mahasiswa berhasil merengsek masuk ke pintu parpol pendukung SBY itu. Sebagai bentuk protes, massa aksi pun mencoret-coret dinding kantor.

Diantara coretan itu berbunyi “Kantor Ini Disegel” dan “Partai Neolib”.

Setelah partai Demokrat, massa aksi pun bergerak menuju kantor PAN. Di sini, mahasiswa nyaris bentrok dengan kepolisian. Pengurus partai pun tak sanggup menghalangi rencana massa aksi.

Kantor Golkar, PPP, dan PKB juga tak luput didatangi massa aksi. Di kantor parpol tersebut, mahasiswa juga mencoret dinding. Massa aksi juga berorasi dan menyampaikan kecaman terhadap sikap parpol tersebut.

“Ini adalah bentuk mosi tidak percaya terhadap parpol. Mereka telah menjadi agen pendukung neoliberalisme,” kata Ketua Partai Rakyat Demokratik (PRD) Sultra, Badaruddin, di Kendari (14/3/2012).

Seusia menggelar aksinya di kantor parpol pendukung neoliberal, massa aksi kembali ke kampus Universitas Haluoleo. Massa aksi FORSUB bertekad akan terus menggelar aksi massa hingga pemerintah membatalkan kenaikan harga BBM.

FORSUB sendiri merupakan gabungan puluhan organisasi, seperti PRD, HMI, LMND, GSH Unhalu, LBH Kendari, Walhi, BEM UNHALU, PRP, SRMI, GMKI, BEM STIE 66, BEM Teknik Unhalu, HMI MPO, IMM, KAMMI, MMR, GSM, PMKRI, dan lain-lain.

WIWIN IRAWAN

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut