Inilah Empat Penyebab Kerusuhan Di LP Tanjung Gusta

Kerusuhan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas I Tanjung Gusta, Medan, Sumatera Utara, dipicu oleh sejumlah faktor. Kriminolog dari Universitas Indonesia, Mulyana Kusumah, mengungkapkan empat faktor penyebab kerusuhan tersebut.

Penyebab pertama, kondisi daya tampung yang sudah melebihi batas. Menurut Mulyana, daya tampung normal untuk LP Klas I Tanjung Gusta sebetulnya 1064 orang, tetapi kenyatannya dihuni 2600 orang.

“Sesaknya Lapas mengakibatkan melipatnya tekanan psikologis terhadap komunitas napi,” kata mantan Direktur Eksekutif Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) ini.

Penyebab Kedua,  tidak adanya perbaikan kebijakan. Mulyana mengungkapkan, kerusuhan di Lapas Tanjung Gusta, pernah terjadi juga antara lain pada Mei 1996, Januari 2013 dan April 2013. Hal tersebut, kata dia, menunjukkan tidak ada perbaikan dalam kebijakan umum Pelaksanaan Pemasyarakatan yang merupakan tanggung jawab Pemerintah cq Kemenhukham.

“Dengan kebijakan umum yang menjauh dari Standard Minimum Rules for Prisoners (Standar Aturan Minimal Pemenjaraan), Manajemen Lapas tidak dapat mengoptimalkan pembinaan napi,” tegasnya.

Penyebab ketiga, adanya pengelompokkan napi yang dilakukan atau ‘geng’ yang sudah menjadi ciri di berbagai Lapas Kelas I dengan tokoh-tokoh berpengaruh.

Menurut Mulyana, para geng itu dapat berperan sebagai pemelihara stabilitas penjara, tetapi juga dapat menjadi faktor yang mendorong destabilisasi Lapas. “Kebijakan ekstra restriktif yang dituangkan dalam bentuk regulasi pembatasan hak-hak napi mendorong tokoh-tokoh ini untuk mempengaruhi napi lain melakukan perlawanan terbuka dan terselubung,” ujarnya.

Penyebab keempat, minimnya evaluasi dengan parameter obyektif terhadap Kebijakan Umum serta Pola Pembinaan Napi. Karena itu, Mulyana mengusulkan, sudah saatnya evaluasi dengan parameter objektif dengan melibatkan para ahli sesuai bidangnya antara lain Penologi, Psikologi Kriminal, Kriminologi dan sebagainya.

Mahesa Danu

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut