Di Gresik, Brimob Todong Buruh Dengan Senjata Gas Air Mata

Apa jadinya bila aparat keamanan, khususnya TNI/Polri, dikerahkan untuk menghadapi aksi pemogokan kaum buruh?

Di Gresik, Jawa Timur, aksi mogok buruh PT Sekawan Intiplast diperhadapkan dengan aparat Brimob. Bukannya mengawal jalannya aksi, satusan khusus Polri ini justru mengintimidasi buruh yang sedang mogok.

Dalam video yang beredar di media sosial, tampak beberapa anggota Brimob mendorong dan berusaha menangkap seorang buruh. Tetapi upaya Brimob itu dihalang-halangi oleh buruh lainnya (lihat video-nya di sini).

Pada saat itulah seorang aparat berbaret biru tua menodongkan senjata gas air mata ke arah buruh yang tengah mengambil gambar.

Seperti dilansir koranperdjoangan.com, kejadian itu bermula saat buruh PT Sekawan Intiplast menggelar aksi mogok, Jumat (7/10/2016). Buruh kecewa karena tiga kali perundingan dengan pengusaha tidak membuahkan hasil positif.

Masih menurut koranperdjoangan.com, protes buruh bermula dari PHK 170 orang buruh secara sepihak dan tanpa pesangon. Namun, karena serangkaian aksi protes, separuh dari buruh yang di-PHK itu dipekerjakan kembali.

Sementara yang tetap di-PHK ditawari pesangon Rp 1 juta. Namun, buruh menolak. Bagi mereka, nilai itu sangat tidak adil karena rata-rata mereka masa kerja mereka sudah puluhan tahun.

Akhirnya, buruh memutuskan mendirikan tenda perjuangan di depan pabrik. Selama aksi itu, buruh berulangkali mendapat represi, dari pembubaran aksi hingga penangkapan.

Risal Kurnia

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut