Graknas Sulsel Bertekad Duduki Kantor DPRD

Tekad rakyat untuk menolak kenaikan harga BBM sudah bulat. Hal ini ditunjukkan oleh sedikitnya 700-an massa aksi Gerakan Rakyat Untuk Kemerdekaan Nasional (Graknas) yang bertekad menduduki kantor DPRD Sulsel.

“Ini bentuk komitmen kita. Kami akan bertahan di sini sampai pemerintah benar-benar membatalkan rencana menaikkan harga BBM,” kata Koordinator Aksi Graknas, Makbul Muhammad, di Makassar, Jumat (30/3/2012).

Makbul melihat ketergesah-gesahan pemerintah untuk menaikkan harga BBM tidak lebih karena tekanan lembaga-lembaga asing, seperti IMF, Bank Dunia, USAID, ADB, dan OECD.

“Mereka sudah lama menuntut penghapusan subsidi. Pemerintah SBY sendiri sudah menjanjikan akan melakukan pada tahun 2011. Jadinya, kenaikan harga BBM tahun ini seperti dikejar jadwal,” kata Makbul.

Makbul juga menyebut dua agenda besar di balik kenaikan harga BBM, yaitu agenda penghapusan subsidi energi dan liberalisasi sektor energi Indonesia. “Ini sangat bertentangan dengan pasal 33 UUD 1945,” tegasnya.

Graknas berencana akan menunggu hasil paripurna DPR di gedung DPRD. Jika rupanya tetap memberi sinyal untuk kenaikan harga BBM, maka Graknas akan mempersiapkan perlawanan yang lebih besar.

GITA INDAH

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut