Gempa dan Tsunami Di Mentawai

Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno, menyebutkan 112 orang warga tewas akibat gempa dan Tsunami di kepulauan Mentawai.

Disebutkan juga, ada 502 orang yang masih hilang dan sekitar 4000 kepala keluarga atau 20.000 orang dilaporkan mengungsi. Namun, jumlah korban tewas diperkirakan masih akan meningkat beberapa hari mendatang, mengingat belum ada laporan yang pasti.

Sementara itu, Presiden SBY dijadwalkan akan mengunjungi Sumbar dan Kepulauan Mentawai hari ini.

Sementara Presiden AS, Barack Obama, turut menyampaikan ucapan duka cita atas tewasnya sejumlah korban di Mentawai.

“(Ibu Negara) Michelle (Obama) dan saya sangat sedih atas hilangnya nyawa, terjadinya cedera, dan kerusakan akibat gempa dan tsunami di Sumatera Barat,” kata Obama.

Bantuan Kemanusiaan

Bantuan kemanusiaan untuk korban Tsunami di Mentawai masih sangat kurang.

Selain karena persoalan geografis dan keadaan cuaca yang masih buruk, minimnya jumlah armada kapal juga turut menghambat.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BNPD) Sumatera Barat Hermansyah mengatakan, gelombang besar menjadi penghalang untuk pengiriman bantuan dari Padang.

Kepada BBC Indonesia, Hermansyah menjelaskan, Gelombang besar diperkirakan masih akan terjadi hingga beberapa hari ke depan.

Ada Perbedaan

Mengenai gempa yang terjadi di Kepulauan Mentawai, pada Senin (25/10), sekitar 21.42 WIB, ada dua versi mengenai kekuatan gempat.

Pihak Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut gempa di Mentawai berkekuatan 7,2 skala Richter, sementara  Badan Geologi Amerika Serikat (USGS) mencatat 7,7 SR.

Ada masalah fatal lainnya, yaitu keputusan untuk menarik peringatan Tsunami, sekitar pukul 22.00 WIB. Akibatnya, ketika Tsinami benar-benar datang dan menyapu daerah pinggir pulau, sebagian besar penduduk sulit menyelamatkan diri.

Soal adanya tsunami, seorang warga Australia, Rick Hallet, mengaku menyaksikan peristiwa tsunami setinggi tiga meter yang terjadi setelah gempa Mentawai.

Pihak BMKG mengaku, alasan pencabutan itu dikarenakan potensi Tsunami tidak terdeteksi. (Risal Kurnia)

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut