DPR Korea Respon Manuver Militer AS dan Korsel

PYONGYANG: Republik Demokratik Rakyat Korea (DPRK) akan menanggapi secara hukum manuver militer Amerika Serikat (AS) dan Korea Selatan yang dilakukan dekat dengan teritori wilayahnya, demikian diumumkan Komisi Pertanahan Nasional Negara.

Tanggapan untuk latihan ini yang mewakili ancaman nuklir atas wilayahnya bisa diartika, jika perlu, penggunaan kemampuan senjata nuklir DPRK, kata komisi itu menekankan.

Berhadapan dengan pelanggaran AS terhadap semangat komunike 19 September, ketika mereka berjanji untuk tidak menyerang atau menginvasi DPRK, pilihan paling alami bagi tentara dan rakyat Korea adalah mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk menanggapi serangan tersebut, tambah pengumuman komisi tersebut.

Latihan-latihan bersama yang diselenggarakan oleh Washington dan Soul melibatkan kapal USS George Washington yang mengangkut pesawat tempur nuklir, yang berbasis di Jepang, bersama 20 kapal perang lainnya dan sekitar 200 pesawat tempur-pembom.

Latihan-latihan militer di perairan Semenanjung Korea diadakan setelah tenggelamnya “Cheonan’, sebuah kapal Korea Selatan yang mana AS dan Korsel harus bertanggung-jawab untuk itu. (Rh)

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut