Demo Petani dan Kaum Muda Di NTB

JAKARTA: Ratusan petani dan mahasiswa melancarkan aksi protes terkait perampasan tanah di Desa Sekaroh, Kabupaten Lombok, dengan dalih hutan lindung.

Mereka menamakan diri sebagai Gerakan untuk Kemerdekaan Nasional, yang merupakan gabungan dari Serikat Tani Nasional (STN), Partai Rakyat Demokratik, LMND, FPM2SD, SRMI, dan FKPPMS.

Kepada gubernur NTB, perwakilan petani mendesak agar dilakukan pengalihan status kawasan hutan agar dapat dapat digarap masyarakat.

Sejak tahun 1982, pemerintah mengklaim kawasan hutan Sekaroh sebagai hutan lindung melalui Surat Keputusan Menteri Pertanian Nomor :756/Kpts/Um/10/1982.

Namun, rakyat sekaroh sangat yakin bahwa kasawan yang diklaim pemerintah merupakan lahan pemukiman dan lahan garapan mereka.

Untuk itu, dalam tuntuannya, petani menginginkan pembagian kawasan hutan Sekaroh menjadi tiga kawasan, yaitu kawasan hutan lindung,kawasan penggembalaan dan kawasan produksi (lahan yang di kuasai rakyat tani secara kolektive).

Ketua STN NTB Ahmad Rivai menegaskan bahwa Gubernur NTB dan Bupati Lotim segera turun tangan untuk menyelesaikan masalah ini.

“Jika tidak diselesaikan, situasi ini bisa berlarut-larut dan memicu konflik dengan masyarakat. Pastinya, masyarakat juga yang jadi korban,” katanya.

Setelah melalui negosiasi, perwakilan petani akhirnya diterima berdialog dengan Staf Ahli Gubernur NTB Bidang Hukum dan Investasi, Nasibun SH, dan Kabag Humas Setda NTB, H Lalu Moh. Faozal.

Demo Di Sumbawa Dan Bima

Demonstrasi memperingati hari sumpah pemuda juga berlangsung di Sumbawa. Aksi dilakukan oleh sedikitnya 70 orang dari Pembebasan Rakyat Samawa, yang merupakan gabungan dari Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) dan BEM Unsa.

Massa mengangkat isu soal illegal mining yang sedang marak di Kabupaten Sumbawa. Mereka menginginkan adanya perlindungan hukum terhadap masyarakat yang melakukan penambangan, supaya terhindar dari resiko kecelakaan.

Di Bima, puluhan massa dari Gerakan Rakyat untuk Pembebasan Nasional juga menggelar aksi peringatan sumpah pemuda. Massa menyatakan bahwa SBY-Budiono sudah gagal memerintah.

Massa juga menuntut agar skandal Bank Century segera dituntaskan SBY-Budiono, karena terkesan ada pejabat yang kebal hukum.

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut