Buruh PT. BDM Tuntut Pembayaran Pesangon

Buruh BDM.jpg

Puluhan buruh PT. Bintang Delapan Mineral (BDM) yang tergabung dalam Sekretariat Bersama Buruh Morowali menggelar aksi massa di kantor Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Morowali, Kamis (24/2/2014).

Aksi massa yang melibatkan puluhan buruh ini menuntut PT. BD, perusahaan yang bergerak di tambang nikel, segera membayar pesangon 43 orang buruhnya yang di-PHK secara sepihak.

“Pihak perusahaan hanya memberikan uang talih kasih. Padahal, buruh-buruh ini mengalami PHK, sehingga hak buruh seharusnya adalah pesangon,” kata koordinator aksi, Albar Gramsci.

Menurut Albar, pihak buruh sudah empat kali melakukan pertemuan, baik pertemuan dwipartit dengan pihak PT. BDM maupun tripartit dengan melibatkan pihak Disnaker.

“Pertemuan terakhir, tanggal 29 Januari lalu, dengan melibatkan pihak Disnaker, tetapi belum menghasilkan kesepakatan,” ujarnya.

Albar menuding pihak Disnaker cenderung memihak kepada perusahaan (PT. BDM). Malahan, kata Albar, pihak Disnaker Morolowi terkesan mau lepas tanggung-jawab dan melemparkan kasus ini ke Disnaker Provinsi Sulteng.

Sementara itu, Musdar, seorang buruh PT. BDM, mengungkapkan bahwa kebijakan larangan ekspor mineral mentah menjadi dalih bagi PT BDM untuk memindahkan sebagian buruh dari divisi Heavy Equipment (HE) menjadi divisi reklamasi (nursery).

Tetapi para buruh menolak pemindahan ini karena merasa bukan bidang keahliannya. Namun, ungkap Musdar, buruh yang menolak dipindahkan dipaksa mengundurkan diri dan menerima uang tali kasih.

Menangapi aksi ini, pihak Disnaker Morowali membuka ruang dialog dengan perwakilan 6 buruh PT. BDM. Namun, dialog ini sempat memanas lantaran pihak Disnaker tetap bersikukuh untuk mengalihkan kasus ini ke Disnaker Provinsi.

Akan tetapi, setelah melalui perdebatan keras, kedua belah pihak akhirnya sepakat memakai jalan tengah. Para buruh korban PHK PT. BDM dipersilahkan mengadu secara resmi ke Disnaker dan dicatatkan terkait sengketa pesangon.

Sekretariat Bersama Buruh Morowali merupakan gabungan dari sejumlah organisasi, seperti Front Nasional Perjuangan Buruh Indonesia (FNPBI), Partai Rakyat Demokratik (PRD), Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND), Jaringan Advokasi Tambang (Jatam), Yayasan Tani Merdeka (YTM), Walhi, PBHR, dan P3MM.

Galang H

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut