Buruh Di Lampung Tuntut THR

Sedikitnya 700-an orang buruh PT. Bumi Menara Internusa (BMI) menggelar aksi massa di kantor Dinas Tenaga Kerja (Dinasker) Bandar Lampung, Senin (13/8/2012). Mereka menuntut pihak pengusaha segera membayar Tunjangan Hari Raya (THR) mereka.

Aksi ini berlangsung di bawah panas terik matahari. Meski demikian, buruh tetap bersemangat saat berbaris menuju kantor Disnaker. Aksi massa mereka disokong penuh oleh aktivis Partai Rakyat Demokratik (PRD) dan Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND).

Menurut koordinator aksi, Isnan Subkhi, pengabaian terhadap pembayaran THR sebetulnya pelanggaran terhadap Kepmen nomor 4 tahun 1994.

Sayangnya, kata Isnan, banyak pengusaha yang mengabaikan hal itu. Tahun lalu, katanya, pengusaha PT. BMI tak membayar THR pekerja. Isnan menyakin banyak perusahaan di Lampung yang melakukan tindakan serupa.

Meski begitu, ungkap Isnan, kaum buruh terkadang tak kuasa melaporkan kejadian semacam itu. Maklum, tak sedikit buruh yang mengalami praktek intimidasi dari pihak perusahaan.

Selain itu, lanjut Isnan, banyak juga buruh yang sama sekali tak mengetahui hal itu akibat kurangnya sosialisasi Disnaker. “Nyaris tidak ada sosialisasi oleh pihak Disnaker ke pabrik-pabrik,” kata Isnan.

Aksi ini direspon oleh Disnaker Bandar Lampung. Tiga perwakilan massa aksi diajak berdialog dengan perwakilan perusahaan. Pihak pengusaha berjanji akan melakukan penghitungan ulang THR dan membayarnya.

Togar Harahap 

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut