Bagaimana Tom Morello “Menggoyang” Wall Street

Pria dengan topi hitam itu segera muncul di taman Liberty Plasa, New York, tempat para aktivis  “Occupy Wall Street” melakukan pendudukan. Setelah meladeni permintaan wawancara sedikit, ia segera menuju ke tengah-tengah massa demonstran.

Pria itu adalah Tom Morello, mantan gitaris Rage Against The Machine, yang lima hari sebelumnya juga tampil di aksi yang serupa di Los Angeles.  Siang itu, ia tampil dengan nama “The Nightwatchman”. Ia menyebut musiknya sebagai “folk-music guerrilla warfare”.

Tom Morello menyetel gitarnya sebentar, lalu menyapa para demonstran dengan menyebut mereka sebagai “kawan”. Pertama, kata Morello, “mereka mengabaikan anda, bahkan menyemprot anda dengan lada.” Di tengah kerumunan masa itu, Morello pun berusaha menyemangati massa. “Saya tahu dalam hati saya sekarang, neraka pun tidak bisa menghentikan kami sekarang,” kata Morello berkali-kali.

Morello memulai penampilannya siang itu dengan sebuah lagu dari dari album kedua The Nightwatchman, “The Fabled City”. Sambil mengajak penonton bertepuk tangan, Morello berujar: “Aku telah melihat kota dongeng. Jalannya diaspal dengan emas. Tetapi sebuah pagar besi melingkarinya dan gerbang besi menutupnya.”

Setelah lagu itu, Morello pun mengajak para penonton meloncat-loncat. Ia menyanyikan lagu baladis revolusioner Amerika Serikat, Woody Guthrie, yang berjudul “This Land Is Your Land”. Para penonton pun meloncat-loncat sambil berteriak “”This land was made for you and me.”

Morello menutup penampilannya dengan lagu “World Wide Rebel Songs”. Diantara demonstran ada yang mengibarkan bendera Amerika dan mengepalkan tinju ke langit. Ia terus-menerus menyemangati para penonton dengan orasi-orasi pedasnya yang mengeritik sistim politik dan ekonomi yang memiskinkan rakyat.

Tom Morello, yang hari itu mengenakan kaos mirip “Nike” tetapi dengan tulisan “ “Class War, Just Do It”, sempat melakukan sejumlah wawancara dengan media. Ia mengatakan,”saya berfikir anda tidak harus menjadi lulusan politik Harvard untuk mengomentari masalah politik. Tetapi saya adalah lulusan Harvard dalam ilmu politik.”

Morello tidak bisa menyembunyikan kekagumannya dengan kebangkitan gerakan “Occupy Wall Street” yang sudah menyebar di 1300 kota. “Kami melihat hal semacam ini akan terus tumbuh dan mendefenisikan dirinya sendiri,” katanya.

Menurut gitaris pengagum Kwame Nkrumah dan Che Guevara ini, “rakyat yang telah menduduki Wall Street tidak akan menunggu (Presiden Obama) untuk melakukan perubahan. “Ini adalah gerakan dari bawah ke atas. Ini adalah gerakan yang harus diperhitungkan,” ujarnya.

Siang itu, Tom Morello, yang bernyanyi tanpa pengeras suara, telah menambahkan suara untuk kekuatan gerakan rakyat menentang keserakahan kapitalisme.

Anda bisa melihat salah satu penampilan Tom Morello di sini http://www.youtube.com/watch?v=ADmgLM6LYTM&feature=related

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut