Seorang Agen CIA Dituduh Membunuh Pablo Neruda

Misteri kematian penyair kerakyatan Chile, Pablo Neruda, perlahan-lahan mulai tersingkap. Selama ini, versi resmi menyebut Pablo Neruda meninggal karena menderita penyakit kanker.

Pablo Neruda, penyair besar di abad ke-20 dan peraih nobel sastra, meninggal 23 September 1973, hanya 12 hari setelah sayap kanan militer yang dikomandoi Augusto Pinochet menggulingkan pemerintahan sosialis Salvador Allende.

Hari ini, 40 tahun setelah kematiannya, pengadilan Chile melakukan penyeledikan atas kemungkinan Neruda dibunuh oleh agen pemerintahan Pinochet. Jaksa yang menangani kasus Neruda, Mario Carroza, menyakini Neruda dibunuh atas perintah rezim Agusto Pinochet.

Tahun 2011 lalu, sopir Pablo Neruda, Manuel Araya, juga menyampaikan kesaksian penting mengenai kematian Neruda. Araya, yang sempat membawa Neruda ke rumah sakit, menyatakan bahwa ia yakin Neruda diracun di rumah sakit.

Saat itu, kata Araya, saat Neruda sedang bersiap-siap ke pengasingannya di Meksiko, seorang dokter telah menyuntikkan sejenis zat tertentu ke tubuhnya. Sejak itulah kondisi kesehatan Neruda makin memburuk.

Sementara itu, proses penyelidikan oleh pengadilan menyakini bahwa Neruda diracun di sebuah klinik. Akhirnya, pada tanggal 1 Juni lalu, seorang hakim telah memerintahkan Kepolisian Chile untuk menangkap orang yang diduga menjadi pelaku pembunuhan Neruda.

Hakim yang menangani kasus Neruda, Eduardo Contreras, mengungkapkan pengakuan Dr Sergio Draper, yang menangani Neruda hingga kematiannya tanggal 23 September 1973, bahwa ada orang lain bernama “Dr.Price” yang bersama Neruda saat itu.

“Dr. Price”, yang digambarkan berbadan tinggi, berambut pirang, dan bermata biru, tidak pernah tercatat sebagai dokter di rumah sakit tersebut dan tidak pernah muncul lagi setelah kematian Neruda.

“Ini adalah fakta penting, bahwa orang inilah yang memerintahkan penyuntikan racun,” kata hakim Contreras.

Namun, sketsa wajah orang bernama “Dr Price” sangat mirip dengan Michael Townley, agen CIA yang bekerja di dinas polisi rahasia di bawah pemerintahan Pinochet.

Namun, Michael Townley ini segera mendapat program perlindungan saksi oleh pemerintah AS setelah mengakui telah membunuh sejumlah penentang Pinochet di Washington dan Buenos Aires.

Saat ini, jenazah Neruda masih dalam proses pemeriksaan oleh tim forensik Chile dan internasional untuk menemukan bukti racun yang dimasukkan ke tubuhnya.

Neruda dimakamkan di samping makam istrinya, Matilde Urrutia, di samping rumah mereka di  Isla Negra. Matilde Urrutia, yang meninggal tahun 1985, pernah membuat keyakinan bahwa Neruda tidak meninggal karena kanker.

Dengan keterlibatan Michael Townley, agen CIA dalam pembunuhan Neruda, makin menguatkan bukti keterlibatan pemerintah AS dalam penggulingan pemerintahan sosialis Salvador Allende.

Pablo Neruda adalah anggota Partai Komunis Chile dan sekaligus pendukung setia Presiden Salvador Allende. Pablo Neruda adalah nama penanya. Tahun 1971, Pablo Neruda meraih penghargaan nobel di bidang sastra. Novelis terkenal Amerika Latin, Gabriel Garcia Márquez, menyebut Neruda sebagai “penyair terbesar abad ke-20”.

Raymond Samuel

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut