Israel Kembali Bom Sekolah di Gaza, Puluhan Orang Tewas

Serangan udara Israel yang menyasar sebuah bekas sekolah yang menjadi kamp pengungsi menewaskan puluhan orang termasuk wanita dan anak-anak, Kamis (6/6). Kamp pengungsi di Nuseirat, pusat Gaza, tersebut saat ini berada dalam lindungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Israel kembali membenarkan tindakan brutalnya dengan alasan lokasi tersebut dijadikan tempat persembunyian pejuang Hamas.

Militer Israel mengatakan bahwa mereka telah melakukan “serangan presisi” dan mengedarkan foto-foto dua gedung bekas sekolah yang disebut sebagai pakalan militer Hamas. “Kami sangat percaya pada laporan intelejen,” kata juru bicara militer Israel Letnan Kolonel Peter Lerner.

Di sisi lain, Direktur Kantor Media pemerintahan Hamas di Gaza, Ismail Al-Thawabta membantah klaim Israel tersebut. “Mereka mengarang cerita untuk membenarkan kejatahan brutal yang dilakukan terhadap rakyat yang telah digusur”, kata Thawabta kepada Reuters.

Sementara itu menurut laporan National Public Radio, serangan tersebut menggunakan bom yang dibuat dan dikirimkan oleh Amerika Serikat. Mengutip seorang pegawai Pentagon yang juga mantan pejabat Angkatan Udara AS, amunisi yang digunakan adalah GBU-39, jenis bom dengan diameter kecil. Bom yang sama digunakan untuk membom pemukiman padat pengungsi di Rafah bulan lalu.

Amerika Serikat sendiri tidak mengkategorikan serangan yang mengorbankan warga sipil, termasuk perempuan dan anak-anak, tersebut sebagai melanggar “garis batas” (red line). “Apa yang dianggap “garis batas” bagi AS adalah operasi militer dalam skala besar di Rafah,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri AS, Matthew Miller.

Phillipe Lazzarini, kepala kantor PBB untuk urusan pengungsi di Gaza menerangkan bahwa sekolah tersebut menampung 6,000 orang yang tergusur dari tempat tinggal mereka.

“Klaim bahwa kelompok bersenjata kemungkinan berada di dalam tempat tersebut sangat mengagetkan. Kami bahkan tidak dapat memverifikasi klaim tersebut,” kata Lazzarini.

Green

Foto: Reuters /Reuters TV

Share your vote!


Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid