Zapatista Mungkin Akan Bertemu Paus Fransiskus Di Chiapas

EZLN

Paus Fransiskus akan mengunjungi pekan Meksiko pekan ini. Dalam kunjungan lima hari itu, Paus akan menziarahi makam Samuel Ruiz dan bertemu komunitas masyarakat adat di Chiapas.

Nah, sehubungan dengan kunjungan ke Chiapas itu, sejumlah pihak berharap agar Paus menyempatkan waktu untuk bertemu pimpinan Tentara Pembebasan Nasional Zapatista/ Ejército Zapatista de Liberación Nacional (EZLN).

“Untuk sementara, ada kemungkinan Paus akan bertemu secara pribadi dengan pimpinan EZLN,” kata pejabat gereja Katolik Meksiko seperti dikutip teleSUR, Senin (8/2/2016).

Namun, pejabat gereja Katolik Meksiko menyatakan bahwa pertemuan dengan pimpinan EZLN itu belum bisa dipastikan.

Konferensi Episkopal Meksiko mengatakan, semua agenda Paus di Meksiko sudah diatur oleh Vatikan. Namun, pihak Episkopal Meksiko menggaris bawahi bahwa Paus punya kebebasan penuh untuk bertemu siapapun selama ada waktu luang.

Di San Crisobal, Chiapas, Paus direncakan akan melakukan misa bersama 90.000 orang. Kabarnya, Paus akan memimpin doa dengan menggunakan bahasa masyarakat asli, seperti Tzotzil dan Chol. Juga ada tarian suku asli Maya dan simbol-simbolnya.

Terkait acara itu, Uskup San Cristobal de Las Casas Felipe Arizmendi mengatakan, pimpinan EZLN tidak diundang dalam pertemuan tersebut, tetapi mereka dibolehkan hadir di semua kegiatan Paus di Chiapas.

“Zapatismo hidup dan ada di Chiapas. Dan meskipun kami tidak mengundang pemimpin mereka secara khusus, kami telah meluaskan undangan ke komunitas mereka dan juga Zapatista untuk menghadiri kegiatan-kegiatan Paus selama kunjungannya di Chiapas tanggal 15 Februari,” kata Arizmendi.

Chiapas adalah provinsi termiskin dan terbaikan di Meksiko. Keadaan itulah yang mendorong pemberontakan masyarakat setempat yang tergabung dalam Zapatista. Nama Zapatista sendiri berasal dari pejuang anti-kolonial Meksiko, Emiliano Zapata (1879-1919).

Di Chiapas, ada uskup yang terkenal. Namanya Samuel Ruiz. Dia menjadi Uskup San Cristobal de Las Casas, Chiapas, dari tahun 1959-1999. Dia juga dikenal sebagai mediator antara pemberontak EZLN dengan pemerintah Meksiko.

Ruiz dianggap mencampurkan marxisme dengan keimannanya serta menganut teologi pembebasan. Dia juga menerjemahkan ajaran agama sesuai dengan bahasa lokal masyarakat adat. Tidak hanya itu, dia juga aktif membela hak-hak pekerja dan masyarakat adat yang tertindas.

Tahun 1974, Ruiz menyeleggarakan konferensi masyarakat adat. Ini adalah konferensi tingkat akar rumput pertama sejak kedatangan orang-orang Eropa ke benua Amerika.

Kerja-kerja Ruiz turut menyemai semangat perlawanan di kalangan masyarakat adat dan kaum tertindas di Chiapas. Bahkan turut menginspirasi pemberontakan Zapatista di tahun 1994.

“Kalau bukan karena Don Samuel (maksudnya Samuel Ruiz, red), tidak akan ada tentara Zapatista. Keuskupan memang tidak pernah mengusulkan pembentukan tentara rakyat…Tapi peningkatan kesadaran komunitas (adat) telah memungkinkan munculnya tentara Zapatista,” kata Pater Gonzalo Ituarte Verduzco.

EZLN adalah organisasi gerilya beraliran kiri yang berdiri 17 November 1983. Organisasi ini ada kaitannya dengan organisasi gerilya marxis yang bernama Front Pembebasan Nasional (FLN), yang berdiri tahun 1969.

Tanggal 1 Januari 1994, bersamaan dengan pemberlakuan perjanjian Perdagangan Bebas Amerika Utara (NAFTA), EZLN angkat senjata. Mereka berhasil menduduki 6 kota besar di Chiapas. Sejak itu EZLN berusaha menerapkan pemerintahan otonom di Chiapas.

Raymond Samuel

Share your vote!


Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut