Warga Pisang Selatan Makassar Tolak Penggusuran

Sedikitnya 300-an warga di kelurahan Pisang Selatan, Kecamatan Ujung Pandang, kota Makassar, terancam kehilangan tempat bernaung dan tempat bermukim mereka.

Pasalnya, tanggal 27 Januari mendatang, mereka akan digusur paksa oleh Pusat Koperasi Angkatan Darat (Puskopad), yang dibantu oleh Pemuda Pancasila dan Front Pembela Islam (FPI).

Menurut Taufik, salah seorang warga, sebanyak 48 bangunan rumah yang menjadi tempat bernaung 87 Kepala Keluarga (KK) akan diratakan dengan tanah.

Taufik menjelaskan, persoalan ini bermula pada tahun 2006 saat Puskopad Kodam VII Wirabuana menggugat lahan yang menjadi tempat bermukim warga. Saat itu, kata Taufik, warga melakukan perlawanan.

Bersama dengan organisasi rakyat, seperti Serikat Rakyat Miskin Indonesia (SRMI), Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND), dan Front Nasional Perjuangan Buruh Indonesia (FNPBI), menggelar aksi berulang kantor pemerintah.

Aksi pertama digelar di kantor DPRD kota Makassar. Di sana warga meminta DPRD agar turun tangan membela hak-hak rakyat yang hendak dirampas oleh Puskopad. Sayang, aksi warga tersebut tidak mendapat respon anggota parlemen.

Kemudian, warga menggelar aksi di kantor Walikota Makassar. Di sana warga mendesak agar Walikota Makassar memediasi dialog antara warga dengan Puskopad. Tetapi upaya itu pun menemui jalan buntu.

Menurut Ketua SRMI Sulsel, Firdaus, pihaknya menyesalkan tindakan Puskopad yang berusaha merampas hak-hak warga secara sewenang-wenang dan tanpa dialog. “Ini seperti di jaman Orde Baru saja, kalau tentara punya mau, maka diambil sewenang-wenang,” tegasnya.

Ia juga mengecam sikap DPRD Kota Makassar dan Walikota Makassar yang tidak turun memberikan advokasi ke warganya. Menurutnya, warga Pisang Selatan punya hak sebagai warga negara yang dijamin oleh konstitusi.
Sementara itu, upaya hukum terhadap temuan baru telah didaftarkan di Pengadilan Negeri Makassar dengan Nomor Register: 26/Pdt.G/2014/PN.MKS.

Hingga warta ini diturunkan, puluhan aktivis LMND dan SRMI membangun posko perlawanan di lokasi yang rencananya akan digusur. Selain itu, warga bersama dengan LMND dan SRMI sedang menggalang dukungan dan solidaritas dari organisasi rakyat lainnya.

Firman

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut