Jayapura, Berdikari Online – Komunitas Noken Kreatif Perempuan Papua terus mendorong pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan keterampilan yang diarahkan menjadi peluang ekonomi produktif. Inisiatif tersebut mendapat dukungan dari Pemerintah Kota Jayapura dan sejumlah elemen masyarakat, termasuk DPW PRIMA Papua.
Kegiatan pemberdayaan itu digelar di Aula Kantor Distrik Jayapura Utara, Jalan Tanjung Ria Base-G, Kota Jayapura, Sabtu (8/8/2026). Kegiatan tersebut melibatkan Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Perindagkop) Kota Jayapura serta Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Jayapura.
Ketua Komunitas Noken Kreatif Perempuan Papua, Diana Ronsumbre, mengatakan pemberdayaan masyarakat tidak cukup hanya dengan memberikan pelatihan. Menurutnya, keterampilan yang diperoleh perlu diarahkan agar dapat menjadi kegiatan ekonomi yang memberikan manfaat dan membuka peluang penghasilan bagi masyarakat.
“Harapannya masyarakat tidak hanya mendapatkan keterampilan dari kegiatan ini, tetapi juga mampu mengembangkan apa yang sudah diperoleh menjadi sumber penghasilan. Dengan begitu, masyarakat khususnya perempuan bisa semakin mandiri secara ekonomi,” kata Diana.
Ia menjelaskan, keberlanjutan menjadi salah satu tantangan dalam program pemberdayaan masyarakat. Karena itu, komunitas membutuhkan dukungan dan pendampingan dari pemerintah maupun berbagai pihak agar keterampilan yang telah diberikan dapat terus dikembangkan.
Respons positif datang dari Pemerintah Kota Jayapura. Keterlibatan Dinas Perindagkop dan Dinas Kelautan dan Perikanan dinilai dapat membuka peluang bagi masyarakat untuk mengembangkan potensi ekonomi yang dimiliki, sejalan dengan pengembangan Jayapura sebagai kota jasa dan perdagangan.
Pemerintah Kota Jayapura juga membuka peluang pendampingan lanjutan untuk membantu masyarakat mengembangkan kegiatan ekonomi secara lebih terarah. Dukungan tersebut diharapkan tidak berhenti pada kegiatan pelatihan, tetapi berlanjut pada penguatan kapasitas dan pengembangan usaha masyarakat.
Selain pemerintah daerah, DPW PRIMA Papua turut hadir memberikan dukungan terhadap inisiatif Komunitas Noken Kreatif Perempuan Papua. Kehadiran berbagai elemen tersebut dinilai memperkuat kolaborasi dalam mendorong pemberdayaan ekonomi berbasis masyarakat.
Diana menilai kolaborasi antara komunitas, pemerintah dan elemen masyarakat lainnya penting untuk memastikan program pemberdayaan memiliki keberlanjutan.
“Kami berharap kerja sama ini tidak berhenti pada kegiatan hari ini. Dengan pendampingan dan penguatan kapasitas yang berkelanjutan, perempuan Papua memiliki ruang yang lebih besar untuk mengembangkan keterampilan dan potensi ekonomi secara mandiri,” ujarnya.
Menurutnya, komunitas akan terus mendorong agar kegiatan yang telah dimulai dapat berkembang menjadi gerakan pemberdayaan yang memberikan manfaat lebih luas. Penguatan jejaring dan pendampingan menjadi bagian penting untuk memastikan masyarakat mampu mengembangkan potensi yang dimiliki.
Kolaborasi lintas sektor tersebut diharapkan dapat menciptakan ekosistem pemberdayaan yang lebih kuat. Komunitas berperan dalam mengorganisasi dan mendampingi masyarakat, pemerintah memberikan dukungan serta akses pendampingan, sementara elemen masyarakat lainnya dapat memperluas jejaring dan partisipasi.
Dengan dukungan tersebut, Komunitas Noken Kreatif Perempuan Papua berharap inisiatif pemberdayaan dapat berkembang dari sekadar kegiatan pelatihan menjadi aktivitas ekonomi produktif yang berkelanjutan, sekaligus membuka ruang lebih besar bagi perempuan Papua untuk memperkuat kemandirian ekonomi di Kota Jayapura.
(Amir)


