Warga Gunung Anyar Datangi Kantor Partai Demokrat

Seorang anggota DPRD asal partai Demokrat, Agus Santoso, dianggap telah membohongi warga dan malahan dituding melindungi seorang bekas ketua RW yang korup, M.Yatim.

Atas dasar itulah, ratusan warga Gunung Anyar melabrak kantor DPC Partai Demokrat di jalan Ngagel Surabaya. Mereka menuntut agar Agus Santoso diberikan sanksi karena telah membohongi rakyat, apalagi rakyat itu adalah basis konstituennya saat pemilu 2009 lalu.

Mohammad Yatim, pengurus RW yang bermasalah, dilaporkan telah menggelapkan aset milik warga sebesar Rp4-5 milyar. Kejahatan ini terungkap saat Mohammad Yatim tidak bisa memberikan LPJ yang jelas dan transparan kepada warga.

Karena itu, warga pun akhirnya menggelar aksi berkali-kali ke balai kelurahan. Warga menuntut agar pihak kelurahan memediasi sebuah pertemuan yang menghadirkan M.Yatim. Namun, berkali-kali dipanggil pihak kelurahan, M.Yatim tidak pernah menampakkan batang hidungnya.

Suatu hari, saat warga sedang menggelar aksi di balai kelurahan, Agus Santoso datang untuk menjadi pahlawan. Kepada warga yang berkumpul itu, Agus menjanjikan bahwa dirinya akan menyelesaikan masalah ini.

Seiring dengan waktu yang berlalu, warga pun mencium gelagat bohong dari politisi partai pendukung pemerintah itu. Bahkan, Agus Santoso dituding telah melindungi M. Yatim. “Agus Santoso sudah bekerjasama dengan M.Yatim untuk menutup kasus tersebut,” ujar seorang warga yang tidak mau disebutkan namanya.

Agus sendiri sudah pernah menjanjikan penyelesaian pada 25 februari lalu, tetapi janji itu tidak pernah terlaksana. “Inilah karakter politisi pembohong. Mereka mendatangi rakyat untuk pencitraan, tetapi tidak pernah sejalan antara ucapan dan tindakan,” ujar Sangkit Widodo, selaku korlap aksi ini.

Karena belum juga ada tanda-tanda itikad baik dari Agu Santoso, warga pun akhirnya memilih aksi massa untuk menagih janji politisi demokrat itu. Bahkan, jika memang terbukti sengaja membohongi rakyat, maka warga meminta agar Agus Santoso dicopot dari jabatannya.

Karena tidak menemukan Agus Santoso di kantor Demokrat, warga pun melanjutkan aksinya ke kantor DPRD. beberapa perwakilan warga pun diterima oleh anggota DPRD di ruangan BK DPRD.

Fanani, salah seorang warga, berusaha mengonfirmasi persoalan ini kepada anggota DPRD. Tetapi, menurut pengakuan anggota BK DPRD, Eddy Rusianto, dirinya sama sekali belum tahu tentang permasalahan ini.

Warga pun menuntut: jika Agus Santoso terbukti membohongi rakyat, maka ia harus segera dicopot jabatannya sebagai anggota DPRD.

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut