SRMI untuk Indonesia Mandiri, Berdaulat dan Berkepribadian

Laporan Musyawarah Wilayah Serikat Rakyat Miskin Indonesia Jawa Timur

Dengan penuh kesederhanaan, puluhan kader dan anggota SRMI dari beberapa kota juga kabupaten di Jawa Timur berkumpul di Gedung Serba Guna Kampoeng Ilmu Surabaya, Minggu (15/01) dalam agenda Musyawarah Wilayah Serikat Rakyat Miskin Indonesia Jawa Timur. Musyawarah ini mengangkat tema “Melalui Gerakan Rakyat Miskin, Mari Kita Bangun dan Perluas Organisasi untuk Indonesia Mandiri, Berdaulat dan Berkepribadian”.

Musyawarah wilayah dibuka dengan lantunan semangat lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan dengan laporan Ketua Panitia, M. Arif Mustaqim. Dalam laporanya, Mustakim memaparkan bahwa Musyawarah wilayah ini merupakan wadah bersama bagi semua kader dan anggota SRMI untuk berembuk, bermufakat juga berdiskusi, sehingga mampu memunculkan resolusi-resolusi bersama demi perkembangan organisasi SRMI di Jawa Timur ke depan.

Dalam Musyawarah wilayah SRMI ini, hadir juga Ketua Komite Pimpinan Wilayah Partai Rakyat Demokratik (KPW PRD) Jawa Timur, Budi Santoso. Dalam pesan solidaritasnya budi menyampaikan bahwa KPW PRD Jawa Timur sangat apresiatif terhadap seluruh anggota dan kader SRMI yang tetap konsisten berjuang melawan Imperialisme. Perjuangan rakyat miskin tidaklah cukup dalam tataran perjuangan sosial dan ekonomi, melainkan juga harus berjuang dalam tataran politik, dalam hal ini adalah merebut kekuasaan. Oleh karena itu, seluruh anggota dan kader SRMI harus berani bertarung dan berjuang merebut kekuasaan agar kita mampu untuk mengintervensi setiap kebijakan-kebijakan yang muncul menjadi sebuah kebijakan yang berpihak kepada rakyat miskin, terangnya.

Setelah itu, agenda dilanjutkan dengan sesi sidang-sidang, dimulai dari sidang tentang sosialisasi hasil Kongres Luar Biasa (KLB) SRMI, sidang tentang situasi daerah, sidang tentang program dan strategi taktik dan terakhir sidang tentang pemilihan struktur.

Pada Musyawarah wilayah kali ini, berdasarkan pendiskusian dan usulan serta aspirasi dari para peserta telah melahirkan sebuah keputusan-keputusan terkait organisasi SRMI di Jawa Timur ke depan.

Dalam hal ideologi, diputuskan bahwa harus ada pendidikan-pendidikan anggota karena menjadi kebutuhan yang paling mendesak agar ke depan tidak ada lagi perbedaan pemahaman antara pengurus dengan anggota. Kemudian dalam hal politik, diputuskan bahwa ke depan SRMI harus berani bertarung merebut kekuasaan dengan mengintervensi setiap agenda-agenda politik yang ada, seperti pemilihan Kepala Desa,RW sampai tingkatan RT, Pemilukada, Pemilu 2014 dan juga Pilpres. Selain itu, SRMI harus lebih aktif membangun komunikasi politik dengan instansi juga dinas-dinas terkait. Lalu dalam tataran organisasi, konsentrasi SRMI di Jawa Timur ke depan adalah pembangunan dan perluasan organisasi dengan menyelenggarakan Musyawarah kota, Musyawarah kabupaten di daerah-daerah dan juga mempercepat proses pelegalan organisasi.

Musyawarah Wilayah SRMI Jawa Timur ini juga menghasilkan stuktur kepengurusan Baru periode 2012-2015: M. Arif Mustaqim, S.Sos (Ketua), M. Ilham Wahyudi, S.Psi (Sekretaris), dan Samirin (Bendahara).

EDI SUSILO

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut