Ribuan Warga Dari 11 Desa Demo Di Kantor Camat Merbau

Sedikitnya 2000-an warga dari 11 desa di Kecamatan Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti, menggelar aksi massa di kantor Camat Merbau, Senin, 5 Desember 2011. Mereka menyatakan Mosi Tidak Percaya terhadap 11 Kepala Desa di Pulau Padang yang menanda-tangani MOU dengan PT. Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP).

“11 kepala desa itu telah menelikung perjuangan  dan aspirasi petani pulau padang. Bagaimana tidak, ketika sedang terlibat rapat untuk rencana pembentukan Tim Investigasi mengenai penyelesaian HTI di Kepulauan Meranti, para kepala desa itu justru membacakan pernyataan sikap dukungan kepada PT. RAPP,” ujar Sutarno, salah seorang pengunjuk rasa.

Lebih parah lagi, ungkap Sutarno, 11 kepala desa itu melakukan penandatangan MOU secara sepihak dengan PT.RAPP pada tanggal 27 Oktober 2011yang lalu. MOU itu berisi kesediaan atau dukungan terhadap operasional PT. RAPP di Pulau Padang.

Kejadian itu sendiri terungkap setelah tiga kepala desa menarik kembali dukungannya terhadap MOU tersebut. Ketiga kepala desa itu adalah Samaun S.sos, (desa Bagan Melibur), Kades Toha (desa Mengkirau) dan Edi Gunawan (Desa Lukit). Mereka juga menyatakan penolakan terhadap operasional PT. RAPP di Pulau Padang.

Dalam aksinya, warga dari seluruh desa di Pulau Padang menuntut agar 8 kepala desa lainnya juga mencabut dukungannya terhadap MOU tersebut. Apalagi, MOU tersebut tidak pernah melibatkan atau dikonsultasikan dengan warga desa.

“Sampai kapan pun kami masyarakat akan menentang keberadaan perusahaan, tidak ada nego walaupun dalam bentuk ganti rugi ataupun sagu hati pembayaran tanah, penolakan ini adalah harga mati,” ujar Misno Kardo S.sos, Sekretaris Forum Komunikasi Masyarakat Penyelamatan Pulau Padang (FKM-PPP).

Situasi di kantor camat Merbau cukup riuh. Situasi mulai tenang kembali tatkala Camat Merbau keluar menemui massa dan menyampaikan hasil pertemuan tertutup antara seluruh kepala desa dan perwakilan tokoh masyarakat pulau padang.

Para kepala desa sendiri berjanji akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan Pemkab Kepulauan Meranti dan pihak perusahaan untuk membicarakan hal ini.

Andi Nursal

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut