Ribuan Rakyat Meksiko Kepung Stasiun TV Televisa

Hati-hatilah dalam membuat liputan. Di Meksiko, sebuah stasiun TV kenamaan dikepung oleh ribuan massa rakyat. Rakyat menuding Televisa, nama stasiun TV tersebut, telah membuat liputan yang berat sebelah terkait pemilihan Presiden (Pilpres) Meksiko tanggal 1 Juli 2012 lalu.

Massa tak henti-hentinya berteriak “Beritakan Kebenaran”. Massa aksi menyebut Televisa sebagai “pabrik kebohongan”. Mereka pun memblokir pintu masuk stasiun TV terbesar di Meksiko tersebut. Akibatnya, banyak karyawan yang tak bisa masuk.

Massa aksi juga menuding Televisa tidak netral. Pasalnya, banyak liputan TV tersebut memihak pada kandidat sayap kanan, Enrique Peña Nieto. Nieto sendiri maju dari Partai Revolusioner Institusional (PRI). Stasiun TV ini dianggap telah dibayar oleh Nieto untuk kepentingan kampanyenya.

Massa aksi—umumnya mahasiswa dan kaum pekerja—berjanji akan memblokade stasiun TV ini selama 24 jam. Televisa merupakan stasiun TV berbahasa Spanyol paling populer di dunia. Stasiun TV ini rajin menjual “opera sabun” alias sinetron ke seluruh dunia.

Sebelumnya, tepatnya tanggal 22 Juli 2012, sedikitnya 50 ribu rakyat Meksiko turun ke jalan-jalan untuk memprotes kecurangan pemilu. Mereka menuding presiden terpilih, Enrique Pena Nieto, telah berbuat banyak kecurangan.

Enrique Peña Nieto memenangkan pemilu dengan 38,2% suara. Sedangkan pesaingnya dari sayap kiri, Andres Manuel Lopez Obrador, mendapat 31,6% suara. Ini merupakan kekalahan kedua Obrador dalam pemilu Meksiko. Ironisnya, kedua kekalahan dipicu oleh kecurangan pihak lawan.

Raymond Samuel

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut