Ratusan Aktivis Marhaen Kota Kupang Peringati Hari Tani Nasional

Hari Tani Nasional (HTN) di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur diperingati oleh ratusan aktivis dengan menggelar aksi massa, senin(24/09). Mereka berasal dari PRD, PMKRI, LMND, SRMI, Garda Bangsa, dan Garda Buruh Migran Indonesia yang menyatukan diri dalam aliansi Gerakan Marhaen NTT.

Massa aksi mulai bergerak dari depan Kampus Undana Naikoten, melewati pasar kasih, menuju Gedung DPRD NTT.

Sepanjang jalan, perwakilan dari setiap organisasi-organisasi menyampaikan orasi politiknya dengan menitikberatkan hubungan antara eksploitasi imperialisme, buruknya kesejahteraan kaum tani, dan ketiadaan kehendak politik pemerintah SBY dalam melaksanakan Pasal 33 UUD 1945, dan Undang-Undang Pokok Agraria 1960.  Tidak hanya itu, massa aksi juga menggugat mengenai mudahnya izin tambang yang diberikan di NTT, yang dinilai bertentangan dengan semangat membangun sektor pertanian di NTT.

Sekertaris PRD NTT, Rio Ello mengatakan, bahwa hari ini di NTT organisasinya menggelar unjukrasa di empat kota, yaitu Kota Kupang, Ende, Maumere, dan Larantuka.

Saat berita ini dikirim, massa Gerakan Marhaen NTT telah tiba di DPRD NTT. Menurut rencana, mereka akan menggelar dialog dengan Komisis B DPRD NTT yang membidangi masalah pertanian.

George Hormat

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut