Rakyat Chili Protes Film Dokumenter Pinochet

Bagi sebagian besar rakyat Chili, Agusto Pinochet tak lebih dari seorang pembunuh. Diktator kejam ini menyebabkan 3.095 orang dibunuh dan 1200 orang lainnya hilang tanpa jejak. Selain itu, kebijakan ekonomi Pinochet membawa Chile diambang kehancuran dan kebangkrutan.

Tapi kejahatan itu seakan hendak ditutupi. Sekelompok orang, yang mengaku pendukung Pinochet, berusaha membuat dokumenter mengenai jejak-hidup pemimpin rezim militer itu. Tak tanggung-tanggung, film dokumenter ini menempatkan Pinochet sebagai pahlawan bangsa.

“Tidak pernah, tidak pernah, kami tidak akan pernah melupakanmu, sang pembebas Chile, Augusto Pinochet,” teriak para pendukung Pinochet yang sedang berkumpul di sebuah teater di kota Santiago.

Augusto Pinochet Molina, seorang cucu Pinochet, menganggap kakeknya itu sangat berjasa membebaskan Chile dari ancaman komunisme. “Pada tahun 1973, negara kita menangis dan tangis itu adalah kebebasan,” katanya.

Hal senada diungkapkan pendukung Pinochet lainnya. Juan Gonzalez, seorang pensiunan militer pemimpin gerakan pro-Pinochet, malah menyangkal kalau Pinochet telah melakukan pelanggaran HAM. Baginya, yang dilakukan Pinochet adalah membersihkan “pembangkang kiri”.

Pemutaran film dokumenter Pinochet dilakukan hari Minggu (10/6/2012). Penyelanggaranya adalah perusahaan bernama Corporacion 11 de Septiembre—merujuk pada hari ketika Pinochet berhasil melakukan kudeta berdarah terhadap pemerintahan Salvador Allende.

Allende menang pemilu tahun 1970. Ia menjadi orang marxis pertama yang berkuasa melalui pemilu. Kebijakan pemerintahannya sangat revolusioner: nasionalisasi perusahaan swasta dan land-reform. Pada tahun 1973, Pinochet—dengan dukungan imperialisme AS—melancarkan kudeta.

Upaya sayap kanan–umumnya keluarga Pinochet dan bekas militer–untuk memperbaiki citra Pinochet menuai perlawanan. Di jalan-jalan, ribuan rakyat Chile menggelar aksi protes.

“Pembunuh! Pembunuh,” demikian pekikan para demonstran di Teater Caupolican di Santiago, sesaat menjelang penayangan film ‘Pinochet’.

Foto-foto korban kekejaman rejim Pinochet dipajang. Sebagian demonstran terlibat konfrontasi dengan polisi. Setidaknya 30-an massa aksi ditangkap.

Para pejuang HAM, aktivis pro-demokrasi, dan korban kekejaman rezim Pinochet telah meminta Presiden Chili Sebastian Pinera segera membatalkan pemutaran film tersebut. Akan tetapi, rejim Pinera tidak mengabaikan protes tersebut.

Keluarga korban sangat marah dengan upaya memuji Pinochet. Bagi mereka, ini upaya memutar-balikkan sejarah. “Kita tidak bisa membiarkan pemutaran film ini. Sebab, sama saja dengan membela kediktatoran, terorisme, dan kejahatan yang disponsori oleh negara,” kata Mireya Garcia, Wakil Presiden dari Kelompok Keluarga Tahanan dan Orang Hilang.

Chile sendiri makin terperosok dalam krisis. Praktek neoliberalisme—yang sudah dirintis sejak era Pinochet—telah menciptakan ketidaksetaraan dan ketidakadilan ekonomi yang parah. Sejak tahun 2011 lalu, Mahasiswa telah memimpin protes massal menentang privatisasi pendidikan.

RAYMOND SAMUEL

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut