Puluhan Ribu Rakyat Portugal Protes Kebijakan Penghematan

Sedikitnya 30.000 rakyat Portugal berbaris di jalanan kota Lisbon, Sabtu (27/5/2012), untuk memprotes kebijakan penghematan.

Kebijakan tersebut dipaksakan oleh pemerintah Portugal bekerjasam dengan kekuatan yang disebut “troika”, yaitu Uni Eropa, Bank Sentral Eropa, dan Dana Moneter Internasional (IMF).

Puluhan ribu massa ini dipimpin oleh Partai Komunis Portugal, meskipun sebagian besar massa aksi merupakan non-komunis. Mereka menganggap kebijakan itu sebagai “pakta agresi” terhadap pelayanan publik dan tingkat kesejahteraan rakyat Portugal.

Pemimpin Partai Komunis, Jerónimo de Sousa, berbicara dihadapan kerumunan puluhan ribu massa. “Kita harus mengakhiri pakta agresi ini sebelum mengakhiri negeri dan menghancurkan kehidupan jutaan rakyat,” katanya.

Ia menyerukan persatuan antara kaum demokrat dan kalangan patriotik untuk menolak ‘pelikuidasian’ kedaulatan negara mereka.

De Sousa, yang partainya memikili 16 kursi di parlemen setelah meraih 7,9% suara pada pemilu lalu, mengajak massa rakyat memperjuangkan sebuah politik alternatif. “Kita harus menciptakan alternatif politik yang baru. Perjuangan harus terus berlanjut,” tegasnya.

Protes ini berlangsung empat hari sebelum parlemen Portugal akan menyelenggarakan sidang guna membahas kebijakan penghematan. Kebijakan bailout, dengan dana sebesar 97 milyar dollar AS, akan berakibat pada pemangkasan anggaran sosial dan kesejahteraan rakyat.

Pekan lalu, OECD menurunkan perkiraan pertumbuhan ekonomi Portugal mengacu pada jatuhnya tingkat permintaan dan langkah-langkah penghematan. Negeri ini kemungkinan akan berhadapan dengan resesi.

Tingkat pengangguran terus meningkat dalam 12 bulan terakhir. Terakhir, posisi pengangguran sudah mencapai 15%.

TOM GILL

[youtube]http://youtu.be/Iq6JrFNpS6Y[/youtube]

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut