Puluhan LMND Makassar Peringati Hari Tani Nasional

Puluhan mahasiswa dari Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) kota Makassar menggelar aksi dalam rangka merespon hari tani nasional yang selalu diperingati setiap tanggal 24 September. Ada dua tuntutan yang dibawa oleh mahasiswa dalam aksi tersebut, yaitu; Tanah untuk rakyat, dan Laksanakan Pasal 33 UUD 1945.

Massa memulai aksinya dari depan kantor United Traktor, Jl. Urip Sumoharjo menuju jembatan Fly Over, Jl. Urip Sumoharjo, Makassar.  Sepanjang perjalanan mereka menggelar orasi-orasi politik secara bergantian dan menyanyikan lagu-lagu perjuangan.

Suhardi, Koordinator lapangan dalam orasinya menyampaikan bahwa pemerintahan yang ada sekarang ini sangat bergantung pada kepentingan tuan modal, dan mendiskriminasikan rakyat sebagai pemilik tanah. “Jika kita melihat situasi nasional hari ini, ada begitu banyak kasus agraria yang terjadi di Indonesia. Ada sekitar 380 kasus yang sudah menelan puluhan korban, ratusan terluka dan puluhan tertembak sebagai konsekuensi melawan kapital.” Ujar Suhardi.

Dalam orasinya Suhardi juga mendesak kepada pemerintah terpilih Jokowi-JK untuk menjalankan Landreform Undang-undang Pokok Agraria 1960 dan Pasal 33 UUD 1945 sebagai solusi persoalan agraria serta perekonomian bangsa menuju masyarakat adil dan makmur.

Selain itu, Ia juga menyuarakan agar seluruh pejuang agraria yang dikriminalisasi agar segera dibebaskan.  Ia juga menentang keras intervensi aparat keamanan yang melakukan kekerasan terhadap aksi-aksi petani.

Dalam aksinya, massa juga menggelar aksi teatrikal yang menggambarkan penderitaan petani yang kehilangan hak atas tanahnya yang dirampas pemodal.

Muh. Asrul

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut