Presiden Bolivia Serukan Angkatan Bersenjata Memperkuat Patriotisme

La Paz: Presiden Bolivia, Evo Morales, menyerukan kepada komandan tertinggi militer untuk memperkuat fikiran kerakyatan dan patriotisme untuk bekerja di kalangan rakyat, menyambut peringatan dua abad angkatan bersenjatanya.

Angkatan bersenjata adalah selalu identik dengan tanah air, demikian dikatakan Evo Morales saat menghadiri sebuah seremoni bersama para perwira militer sebagai rangkaian dari peringatan berdirinya angkatan bersenjata negeri itu, pada tanggal 14 November 1080, yang ditandai semangat anti-kolonialisme.

Presiden Morales mengatakan, perayaan tahun ini harus berkontribusi pada persatuan dan mendorong pengingatan kembali sejarah perjuangan untuk kemerdekaan, pembebasan nasional, martabat, dan kedaulatan bangsa Bolivia.

“Angkatan bersenjata di bentuk, pertama kali, adalah untuk membebaskan kami dari kolonialis Spanyol, dari Eropa, tapi kewajiban kita sekarang adalah bagian dari perjuangan kemerdekaan tahap kedua, yaitu untuk membebaskan ekonomi, politik, ideology, sosial, dan kebudayaan rakyat Bolivia dari imperialism,” kata Evo Morales.

Presiden Morales menambahkan bahwa pembebasan sosial-budaya tidak akan pernah ada jika tidak ada pembebasan secara ekonomi, yang mendorong penggabungan pemulihan sumber daya dengan masyarakat dan identitas kesadaran budaya.

“Ini adalah pembangunan ideology baru untuk membebaskan kami dan akan memungkinkan bangsa Bolivia lebih bermartabat, bersama dengan angkatan bersenjatanya,” kata Morales menutup pidatonya. (Rh)

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut