PRD Kendal Protes Mahalnya Biaya Kesehatan Untuk Rakyat

Puluhan aktivis Partai Rakyat Demokratik (PRD) Kota Kendal, Jawa Tengah, menggelar aksi massa di kantor Bupati setempat, Jumat (20/7/2012). Mereka memprotes mahalnya layanan kesehatan untuk rakyat.

“Kesehatan adalah hak dasar setiap warga negara. Negara mestinya menyediakan layanan kesehatan ini secara gratis,” kata Ketua KPK PRD Kendal, Ahmad Misrin (20/7/2012).

Menurut Ahmad Misrin, anggaran kesehatan kabupaten Kendal untuk tahun 2012 berjumlah Rp 7 milyar. Sedangkan untuk membayar tunggakan tahun sebelumnya berkisar Rp 2,1 miliar. Dengan demikian, kata Ahmad Misrin, masih ada sisa anggaran jaminan kesehatan masyarakat sebesar Rp 4,9 miliar.

Sayangnya, kata Ahmad Misrin, anggaran kesehatan itu tidak dimaksimalkan untuk membantu rakyat miskin. Sudah begitu, katanya, pemerintah daerah juga seakan tidak punya keinginan untuk menambah anggaran kesehatan tersebut.

“Pemerintah jangan menghambur-hamburkan uang untuk beli kereta kencana. Sementara banyak masyarakat miskin yang masih membutuhkan bantuan,” katanya.

Dalam aksinya, PRD memprotes kebijakan Pemda Kendal menghentikan program Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) dalam pelayanan kesehatan gratis.

Selain itu, sehubungan dengan penghentian itu, PRD mendesak adanya audit atas penggunaan anggaran oleh  Dinas Kesehatan, Rumah Sakit Soewondo dan DPPKD.

Dalam aksi itu, massa aksi PRD juga melempari kantor Bupati dengan sendal. Massa-aksi mengaku kecewa dengan kebikakan Pemkab yang tidak berpihak kepada rakyat.

Fais Wahyudi

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut