PRD Kecam Pelemparan Molotov Terhadap Mobil Petani Jambi

Komite Pimpinan Pusat Partai Rakyat Demokratik (KPP-PRD) mengecam keras serangan bom molotov terhadap mobil pengangkut logistik petani Jambi pada Sabtu dini hari (5/1) tadi.

“Ini adalah upaya menghalangi perjuangan petani Jambi, yang sekarang ini sedang menggelar aksi jalan kaki dari Jambi ke Jakarta. Pelaku serangan bom molotov ini hendak mensabotase aksi agar terhenti di tengah jalan,” kata staff Deputi Politik KPP PRD, Alif Kamal, di Jakarta, Sabtu (5/1).

Menurut Alif, ada kelompok tertentu, yakni mereka yang tak menghendaki adanya penyelesaian konflik agraria, yang berusaha meneror dan menghentikan aksi petani Jambi tersebut.

Alif mengungkapkan, sebelum datangnya serangan bom molotov itu, aksi jalan kaki petani Jambi menuai dukungan luas, seperti organisasi rakyat se-Sumsel, petani register 45 Mesuji, pedagang pasar Banjar Agung Tulang Bawang, dan masyarakat adat Megou Pak Tulang Bawang.

“Dengan meluasnya dukungan bagi perjuangan petani, ada pihak tertentu yang kepentingannya merasa terancam. Ya, tentu saja kelompok politik yang selama bergantung pada perusahaan perampas tanah,” ungkapnya.

Karena itu, Alif mendesak pihak kepolisian, khususnya Polres Tulang Bawang, bertindak serius untuk mengusut dan mengejar pelaku pelempar bom molotov itu.

Sementara itu, di tempat terpisah Komite Pimpinan Wilayah PRD Lampung juga menggelar konferensi pers terkait serangan bom molotov itu. Ketua Deputi Politik PRD Lampung, Rakhmad Husein, menuding adanya kekuatan besar yang berada di balik serangan molotov ini.

“Kami menganggap kekuatan itu adalah penentang perjuangan petani yang menuntut dilaksanakannya UUPA nomor 5 th 1960 dan penegakan Pasal 33 UUD 1945,” kata Rakhmad Husein.

Anda bisa membaca kronologis pelemparan molotov terhadap mobil petani Jambi di [sini].

Mahesa Danu

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut