PRD Jambi: Otoda Ditumpangi Praktek Neokolonialisme

Upaya mengangkat kesejahteraan rakyat Indonesia di daerah, terutama melalui kebijakan Otonomi Daerah (Otoda), ternyata masih jauh dari harapan. Sebaliknya, Otoda justru ditumpangi oleh agenda mengobral kekayaan alam di daerah kepada korporasi asing.

Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Partai Rakyat Demokratik (PRD) Jambi, Mawardi Pustem, saat menyampaikan orasi politik dalam peringatan HUT PRD ke-17 di auditorium RRI Telaipura, Jambi, Jumat (26/7/2013). Acara tersebut dihadiri oleh ratusan pengurus dan anggota PRD di sejumlah kabupaten di Jambi.

Ia mencontohkan, di Jambi, sejak Otoda mulai berlaku, sudah ada 386 Ijin Usaha Pertambangan (IUP) yang terbit. Menurutnya, pemberian IUP tersebut membawa dampak sangat buruk, seperti perampokan kekayaan alam, praktek korupsi dan suap dalam perijinan, perampasan lahan milik rakyat, dan maraknya konflik agraria.

“Dari 150 perusahaan IUP Batubara yang keuntungannya mencapai Rp 5.74 trilyun per tahun, yang masuk ke kas pemerintah hanya 1,8 milyar rupiah,” kata Mawardi.

Selain itu, dengan mengutip data Kementerian Kehutanan, dari total 386 IUP yang terbit, sebanyak 21 perusahaan yang memiliki  Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (IPPKH), sementara 245 IUP tersebut bermasalah.

Bagi Mawardi, apa yang terjadi di atas sangat bertolak-belakang dengan cita-cita pendiri bangsa, sebagaimana termaktub dalam Pancasila dan UUD 1945. “Ini jelas melenceng dari cita-cita pendiri bangsa yang ingin mendatangkan masyarakat adil dan makmur,” kata Mawardi.

Acara peringatan HUT ke-17 PRD ini juga dihadiri oleh Direktur Intelkam Polda Jambi, Kombes Drs. Bagus Kurniawan, SH. Dalam pidatonya ia menyatakan setuju membangun negara ini di atas pijakan Pancasila dan UUD 1945.

Sementara itu, Agus Pranata, yang juga pengurus KPP-PRD, menyerukan perlunya membangun persatuan anti-imperialisme, dengan berbasiskan pada platform memperjuangkan cita-cita Proklamasi 17 Agustus 1945, sebagai senjata melawan imperialisme.

Acara kemudian ditutup dengan buka puasa bersama dan pemotongan tumpeng oleh Ketua PRD Jambi.

Joko Supriadi Nata

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut