Petani Jambi Dapat Bantuan Medis

Ratusan petani Jambi yang sedang menggelar aksi jalan kaki ke Jakarta, Sabtu (26/3/2016), mendapat bantuan medis dari pemerintah kecamatan Tungkal Jaya, Kabupaten Musi Banyuasin.

“Ya, semalam kami mendapat bantuan medis. Pemerintah kecamatan Tungkal Jaya mengirim dokter dan obat-obatan ke tempat menginap petani,” ujar koordinator aksi, Joko Supriadinata, kepada berdikarionline.com, Minggu (27/3/2016).

Menurut Joko, sejumlah petani peserta aksi yang punya keluhan kesehatan langsung memeriksakan diri. Namun, karena peralatan yang dibawa oleh dokter terbatas, mereka disarankan melakukan pemeriksaan kesehatan di Puskemas Tungkal Jaya pagi ini.

Joko mengungkapkan, setelah berjalan 10 hari dari Jambi hingga ke Musi Banyuasin, kondisi kesehatan petani Jambi memang cukup menurun. Banyak petani yang terserang flu, demam, masuk angin, dan lain-lain.

“Ini karena kondisi cuaca yang berubah-ubah, kadang panas terik, kadang hujan lebat. Belum lagi obat-obatan dan perlengkapan tidur petani tidak memadai,” ungkap Joko.

Sebelumnya, Plt Bupati Musi Banyuasin Beni Hernedi mengapresiasi positif perjuangan petani Jambi. Dia pun menjanjikan bantuan medis dan tempat menginap bagi petani di setiap daerah yang dilaluinya di Muba.

““Saya sudah mengintruksikan kepada para camat Bayung Lencir, Tungkal Jaya, Sungai Lilin, dan Babat Supat, yang dilalui oleh petani untuk menyambut, memberi layanan yang baik dan men-support mereka,” kata Beni kepada koresponden berdikarionline.com, Rabu (23/3/2016).

Untuk diketahui, tadi malam petani menginap di Balai Desa Peninggalan, kecamatan Tungkal Jaya, kabupaten Muba. Rencananya, pagi ini hingga siang petani yang beragama Nasrani akan menggelar ibadah di gereja.

Setelah itu, sekitar pukul 13.00 WIB, petani akan melanjutkan aksi jalan kaki menuju Jakarta.

Muhammad Idris

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut