Pembunuh Victor Jara Mulai Diadili

Musisi kerakyatan Chile, Victor Jara.

Delapan mantan perwiran militer pelaku pembunuhan musisi revolusioner Chile, Victor Jara, mulai menjalani proses peradilan. Istri Victor Jara, Joan Jara, dan anaknya Amanda Jara menyambut baik proses tersebut.

“Ini adalah sebuah kemenangan, tapi kami juga harus sadar bahwa pekerjaan kedepan masih berat untuk mencapai keadilan sejati. Dan terutama bagi seluruh keluarga korban,” kata Joan Jara.

Namun demikian, belum semua tersangka bisa dihadirkan. Masalahnya, beberapa tersangka tinggal di luar negeri. Diantaranya, Pedro Barrientos Nunez, yang saat ini tinggal di Florida, Amerika Serikat.

Karena itu, Amanda Jara, putri Victor Jara, mendesak Mahkamah Agung Chile untuk segera menuntut pemerintah AS segera mengekstradisi Pedro Barrientos.

Miguel Vazquez, salah seorang hakim, telah memerintahkan penangkapan Hugo Sanchez Marmonti dan Pedro Barrientos, yang saat ini tinggal di Florida, AS, dan enam tersangka lainnya.

Tanggal 11 September 1973 terjadi kudeta terhadap pemerintahan sosialis Salvador Allende. Pemimpin kudeta itu bernama Augusto Pinochet. Beberapa hari kemudian, militer pendukung Pinochet menangkap Victor Jara. Ia bersama 5000-an orang lainnya digiring ke sebuah stadion sepak bola di Stadion Santiago.

Tentara itu berulang kali menyiksa Victor Jara. Mereka bahkan meremukkan tangannya, yang terbiasa memainkan gitar, lalu menembaknya 44 kali. Itu terjadi tanggal 16 September 1973.

Di bawah kediktatoran Pinochet, ribuan pekerja, mahasiswa, seniman progressif, aktivis petani yang dibunuh, diculik, dan dihilangkan. Puluhan ribu orang mengalami penyiksaan. Kemudian 10% penduduk Chile terpaksa ke pengasingan.

Belakangan terungkap bahwa AS terlibat dalam penggulingan itu. Sejumlah pejabat tinggi AS, seperti Presiden AS saat itu Richard Nixon, sekretaris negara Henry Kissinger, dan kepala CIA Richard Helms, terlibat dalam meng-arsiteki kudeta itu.

Meski sudah empat dekade berlalu, Victor Jara terus menjadi legenda dan simbol perlawanan rakyat Chile. Bahkan, sampai hari ini, poster bergambar wajah Victor Jara dan Salvador Allende selalu diusung oleh massa aksi.

Mantan Presiden Chile, Michelle Bachelet, memuji Victor Jara sebagai penyair besar, penyanyi, aktivis sosial, aktor, dan orang penting untuk memahami identitas nasional Chile. “Akhirnya, setelah 36 tahun, Victor beristirahat dalam damai,” kata Bachelet, yang juga pernah menjadi korban kediktatoran Pinochet.

Raymond Samuel

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut