Pelantikan Presiden Meksiko Dikepung Massa Rakyat

Acara pelantikan Presiden Meksiko yang baru, Enrique Pena Nieto, diwarnai aksi massa besar-besaran. Berbagai organisasi sosial sudah mengepung gedung kongres, tempat acara pelantikan, sejak Sabtu (1/11/2012) pagi.

Bentrokan mulai pecah ketika sejumlah demonstran melemparkan Molotov, petasan dan batu ke arah polisi. Sebaliknya, polisi membalas lemparan itu dengan tembakan dan gas air mata.

Akibatnya, dua orang demonstran terluka. Satu diantaranya luka parah dan mendapat perawatan medis. Polisi mendirikan penghalang di depan gedung kongres untuk mengantisipasi gelombang aksi anti Nieto dan kembalinya partai Revolusioner Institusional (PRI).

PRI, yang diplesetkan demonstran sebagai PRInosauro, partai yang memerintah Meksiko selama 71 tahun. PRD menggunakan politik klientalisme dan represi untuk mengekalkan kekuasannya selama tujuh dekade.

Namun, pada tahun 2000, PRI dikalahkan oleh partai PAN (liberal konservatif). Akhirnya, selama 12 tahun PRI menjadi partai oposisi. Dan sekarang, di bawah Pena Nieto, PRI kembali ke puncak kekuasaan.

Tetapi sejak kampanye Presiden Nieto sudah mendapat perlawanan. Salah satu kelompok perlawanan paling signifikan adalah  #YoSoy132 (Aku 132), yang merupakan kelompok perlawanan mahasiswa penentang Nieto dan kebijakan neoliberalnya.

Gerakan #YoSoy132 paling banyak memobilisasi mahasiswa dan dosen. Awalnya, mereka menentang manipulasi media massa, dalam hal ini Asteca dan Televisa, yang sangat dikendalikan oleh elit PRI. Kedua stasiun TV ini mengendalikan 95% siaran televisi di negeri itu.

Raymond Samuel

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut