Pedagang Pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar Menolak Penggusuran

Para pedagang asongan pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar menolak rencana penggsusuran. Bagi para pedagang, rencana penggusuran oleh PT Pelindo IV itu akan menghilangkan mata pencaharian para pedagang.

“Kami bukannya tidak senang pelabuhan ini menjadi pelabuhan internasional. Tapi jangan menggusur kehidupan ekonomi rakyat kecil. Sejahterakan dulu rakyatmu baru bermimpi menjadi pelabuhan internasional,” kata Ketua Serikat Rakyat Miskin Indonesia (SRMI) Makassar, Daeng Baji, di Makassar (28/4/2012).

PT. Pelindo IV berencana merelokasi pedagang pada 1 Mei mendatang. Akan tetapi, bagi para pedagang, relokasi tersebut hanya kedok untuk melakukan penggusuran secara paksa.

“PT Lapindo IV akan membangun lokasi parkir kargo, makanya kita digusur dengan kedok relokasi,” kata Dg Baji.

Dg Baji mengatakan, kalaupun ada keinginan menertibkan pedagang, tetapi hal itu tidak berarti menggusur. Sebab, penggusuran akan berdampak pada hilangnya pekerjaan dan menyengsarakan rakyat.

Siang tadi, sejumlah anggota DPRD kota Makassar mengunjungi pedagang. Legislator itu berkeinginan mengetahui kondisi pedagang dengan berdialog secara langsung.

Abdul Wahab, seorang anggota DPRD kota Makassar, berjanji akan memfasilitasi sebuah pertemuan antara pihak Pelindo dan pedagang.

Sebelumnya, pada 27 April 2012 lalu, para pedagang menggelar aksi massa. Mereka mendatangi kantor Pelindo IV dan kantor DPRD. Para pedagang berharap kebijakan penggusuran itu tidak dilakukan.

GITA INDAH

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut