PBB: Lima Juta Orang Kelaparan Di Afrika Butuh Bantuan Pangan

Akibat kekeringan parah, harga pangan tinggi dan konflik, sedikitnya lima juta orang kelaparan di Afrika berada di ujung tanduk (Somalia, Ethiopia, Kenya, Eritrea, Djibouti dan Sudan). Peringatan ini disampaikan oleh organisasi kemanusiaan dibawah Program Pandang Dunia.

Direktur eksekutif WFP Josette Sheeran, yang berkunjung ke Nairobi, Kenya, pada hari sabtu lalu untuk misi pencarian fakta, mengatakan bahwa kekeringan terjadi ketika hujan tidak turun akhir tahun lalu di wilayah utara dan timur Kenya, selatan dan tengah somalia dan ethiopia timur.

“Makin dan semakin banyak orang yang memerlukan bantuan di ujung tanduk dan kami sekarang siap siaga atas dampak hujan pangan pada bulan April dan Mei,” kata Sheeran, menambahkan bahwa kegagalan hujan tahun lalu telah meningkatkan jumlah orang yang memerlukan bantuan 1,4 juta USD.

Dia memperingatkan bahwa jumlah mereka yang membutuhkan makanan akan bertambah terus jika wilayah, termasuk Djibouti dan bagian utara Uganda, perkiraan badan metereologi mengenai hujan panjang di bawah normal benar-benar terjadi di tanduk timur.

Juru bicara Perwakilan PBB di Nairobi Peter Smerdo mengatakan bahwa harga 5o kilogram jagung meningkat antara 25% sampai 120% di daerah terpencil di daerah tanduk, sedangkan harga sereal dalam kuantitas yang sama diperkirakan meningkat 40-50% dalam enam bulan terakhir.

Kenaikan harga pangan global dan bahan bakar telah memberikan tekanan luar biasa kepada kaum miskin, yang mana banyak diantara mereka yang belum pulih dari bencana kekeringan tahun 2007-2009 di daerah tanduk Afrika.

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut