Partai Sosialis Venezuela Memilih Kandidat untuk Pemilu Awal

Ribuan aktivis Partai Persatuan Sosialis Venezuela (PSUV) ikut serta dalam pertemuan majelis akar rumput untuk memilih calon-calon partai dalam pemilu raya tingkat kota/kabupaten, yang akan diadakan pada 9 April.

Pertemuan majelis, yang diadakan di seluruh negeri pada tanggal 23 dan 28 Februari, merupakan tahap pertama dari proses internal PSUV memilih kandidat-kandidatnya untuk pemilu raya tingkat kota/kabupaten tanggal 14 Juli. Saat itu para walikota dan anggota dewan perwakilan rakyat daerah akan dipilih di 335 kota/kabupaten se Venezuela.

Pertemuan majelis untuk memilih calon ini melibatkan anggota PSUV yang paling aktif, yang merupakan empat anggota utama dari setiap Unit Pertempuran Carabobo (UBC) dan ketua dari patroli lokal 1×10, yang keduanya merupakan organisasi kampanye elektoral PSUV.

Anggota dari tiap majelis akar rumput mendiskusikan kerja politik dan komunitas tentang kandidat PSUV lokal untuk walikota atau anggota dewan, kemudian memilih siapa di antara mereka yang harus dimajukan untuk pemilu awal 9 April, dengan batasan maksimal 18 kandidat untuk setiap posisi kewalikotaan.

Pimpinan nasional PSUV kemudian akan menilai daftar calon yang diusulkan sebelum pemilu awal yang mana seluruh anggota UBC dan patroli 1×10 akan punya hak untuk memilih.

Pimpinan PSUV telah membuat peraturan tentang proses pemilihan internal, termasuk bagaimana seleksi final dari calon-calon setelah pemilu awal 9 April akan berjalan.

Nicolas Maduro, Wakil presiden Venezuela dan anggota pimpinan PSUV, melakukan kunjungan yang diliput televisi ke salah satu pertemuan majelis yang memilih kandidat di Caracas pada hari sabtu lalu.

Ia menyampaikan pesan dari Presiden Hugo Chavez, yang merupakan Ketua PSUV dan saat ini sedang dalam pemulihan dari sakit kanker, bahwa Chavez menyerukan aktivis partai untuk memilih kawan “terbaik” sebagai calon dan “meninggalkan” nilai-nilai individualisme dan egoisme.

“Panglima juga menekankan tentang persatuan dan nilai-nilai baru kepemimpinan revolusioner, yakni, sebuah dedikasi total kepada rakyat,” tambah Maduro.

Wakil presiden Venezuela mengingatkan para aktivis bahwa penyelenggaraan pemilu awal merupakan keputusan Chavez dan bahwa mereka mendapatkan “kesempatan…sehingga anggota-anggota dewan muncul dari rakyat dan selalu menjadi suara rakyat”.

Maduro juga mengatakan bahwa PSUV akan mendirikan sekolah untuk pendidikan politik para aktivis partai yang akan hadir “di tingkat lokal dan pabrik”.

Pimpinan PSUV peroleh laporan mengenai tingginya partisipasi dalam pertemuan-pertemuan majelis yang memilih kandidat, dengan 13.000 majelis yang terselenggara di seluruh Venezuela, dan 15.000 aktivis partai yang berpartisipasi di negara bagian Carabobo sendiri.

Para aktivis partai menyambut pemilihan awal ini sebagai suatu langkah positif setelah dilakukan kritik tentang rendahnya demokrasi internal dalam seleksi kandidiat untuk pemilihan gubernur negara bagian Desember lalu. Ketika itu hanya Hugo Chavez dan pimpinan nasioal PSUV yang memilih calon-calon gubernur dari partai tersebut.

“Dengan majelis-majelis ini PSUV muncul lebih kuat, karena kami telah memilih kandidat-kandidat kami secara bertanggungjawab dan dari akar rumput.” Kata Stephania Cataya dari UBC Santa Teresita di Caracas.

Maduro juga menyampaikan harapannya bahwa kandidat yang terpilih oleh PSUV untuk pemilihan kota/kabupaten Juli mendatang akan menjadi “kandidat persatuan” yang akan didukung oleh semua kekuatan penyokong Revolusi Bolivarian, khususnya oleh koalisi partai-partai dan gerakan sosial dalam Kubu Patriotik Raya (GPP).

Bagian dari proses pemilu internal PSUV termasuk kemungkinan bahwa setelah pemilu awal 9 April, kandidat-kandidat dari partai-partai yang beraliansi juga akan dipilih sebagai kandidat persatuan, dalam usaha untuk mencegah terjadinya tumpang-tindih calon dari sesama Chavismo yang dimajukan, sebagaimana yang terjadi pada beberapa kasus dalam pemilihan gubernur Desember lalu.

PSUV berharap bahwa dalam pemilihan tingkat kota/kabupaten Juli mendatang partai dapat mengkonsolidasikan capaian-capaian yang dibuat dalam pemilihan regional Desember lalu, ketika PSUV memenangkan 20 dari 23 negara bagian.

Sebuah kemenangan yang kuat di bulan Juli akan melengkapi siklus kemenangan terhadap oposisi sayap kanan sejak enam bulan lalu, dimulai dari akhir Oktober ketika Chavez memenangkan pemilihan presiden dengan 55% suara.

Sumber: Venezuelanalysis.com, 26 Februari 2013

Oleh: Ewan Robertson

 

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut