Oliver Stone Akan Membuat Film Tentang Chavez

Oliver Stone dan Comandante Hugo Chavez

Sutradara terkenal Amerika, Oliver Stone, akan membuat film tentang pemimpin Revolusi Bolivarian, Hugo Chavez. Hal tersebut diungkapkan oleh Presiden Venezuela Nicolas Maduro dalam sebuah kunjungannya ke negara bagian Lara, Kamis (20/6/2013).

“Oliver Stone akan membuat film yang sangat cantik tentang Komandante kita, Hugo Chavez…Ia mungkin akan menyelesaikannya bulan depan,” kata Nicolas Maduro. “Kami sangat bersemangat untuk pemutaran pertamanya dengan layar lebar di Venezuela,” tambahnya.

Chavez memimpin Venezuela selama 14 tahun hingga kematiannya pada 5 April lalu, setelah berjuang cukup lama melawan penyakit kanker, di usianya yang ke-58 tahun. Ia adalah seorang pensiunan Letnan Kolonel. Ia meninggal hanya 5 bulan setelah terpilih kembali sebagai Presiden Venezuela pada pemilu Oktober 2012 lalu.

Oliver Stone sendiri adalah salah satu sutradara Amerika yang sangat mengagumi Chavez. Ia juga berkawan akrab dengan pemimpin-pemimpin kiri di Amerika Latin, seperti Fidel Castro, Raul Castro, Lula Da Silva, Rafael Correa, Fernando Lugo, Evo Morales, dan Cristina Fernandez.

Pada tahun 2009, Ia membuat film berjudul “South of The Border”, yang memotret perubahan revolusioner di Amerika Selatan, yakni Venezuela, Bolivia, Paraguay, dan Ekuador. Film itu mendapat penghargaan Golden Lion dalam festival film Venice 2009.

Di film itu juga Stone mengungkapkan peran Chavez dan revolusi Bolivarian-nya dalam menciptakan titik-balik dalam membawa Amerika Latin menjauh dari “Washington Consensus”. Melalui film itu, Stone juga berusaha memberikan ‘perspektif lain’ kepada masyarakat barat, khususnya AS, untuk memahami perubahan di Amerika Latin.

Nicolas Maduro juga menginformasikan, bahwa Oliver Stone akan berkunjung ke Venezuela untuk pemutaran perdana proyek film “The history of American imperialism.”

Stone dikenal karena film-film-nya yang sangat politis dan membongkar kejahatan imperialisme di berbagai belahan dunia. Diantara filmnya adalah “Platoon”–bagian pertama dari Triloginya tentang Vietnam, “JFK”,  “Natural Born Killers,” dan “Nixon.”

Ia juga mensutradarai film “W”–yang mengungkap sisi buruk mantan Presiden AS George W Bush, “Wall Street”, dan “Scarface”.

Raymond Samuel

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut